Pemprov Jabar Luncurkan Aplikasi 'Imah Aing' untuk Percepatan Bantuan Rumah

3 hours ago 1

Pemprov Jabar siapkan aplikasi 'Imah Aing' guna percepat bantuan rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat meluncurkan aplikasi 'Imah Aing' untuk mempercepat penanganan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Inisiatif ini diumumkan oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Bandung pada Senin (tanggal), bertujuan untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan transparansi dalam menangani rumah tidak layak huni (rutilahu).

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa melalui digitalisasi aplikasi ini, masyarakat dapat langsung mengajukan usulan perumahan dengan proses yang lebih mudah, sehingga penanganan menjadi lebih cepat dan terprogram. Selain itu, bantuan perumahan di Jawa Barat juga disalurkan melalui jalur aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI serta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dengan bunga rendah.

Ia juga mengapresiasi upaya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang aktif menyosialisasikan program subsidi perumahan di wilayahnya. Menurut Dedi, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif menjadi kunci dalam menangani persoalan rutilahu di Jawa Barat.

Solusi Hunian Vertikal

Selain pengembangan aplikasi, Pemprov Jabar juga mendorong pembangunan hunian vertikal sebagai solusi atas keterbatasan lahan. Dedi meminta pemerintah daerah segera menyiapkan regulasi yang mewajibkan setiap pengelola kawasan industri menyediakan apartemen bagi pekerja.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan permukiman horizontal karena lahan semakin terbatas. Kawasan industri harus menyediakan hunian bagi karyawannya,” ujarnya. Dedi menyebut pengembangan hunian vertikal telah dimulai di sejumlah wilayah seperti Bekasi, Depok, dan Bogor, dan akan diperluas ke kawasan Bandung.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengurangi kemacetan serta menjaga stabilitas sosial di sekitar kawasan industri. “Dengan sistem satu kompleks, efisiensi tercapai dan tatanan budaya lokal tetap terjaga,” tutupnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |