Pelukan Matheus Cunha untuk Ao Tanaka, Momen Humanis di Balik Laga Brasil vs Jepang

3 weeks ago 53

Pemain Jepang Ao Tanaka dipeluk pemain Brasil Matheus Cunha seusai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Pemain Brasil Matheus Cunha menghibur pemain Jepang Ao Tanaka seusai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Penjaga gawang timnas Jepang Zion Suzuki gagal menghalau tendangan pemain Brasil Gabriel Martinelli dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/SAM WASSON)

Pemain timnas Brasil Gabriel Martinelli melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Jepang dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/SAM WASSON)

Ekspresi pemain Jepang Koki Ogawa usai dikalahkan Brasil dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/SAM WASSON)

Pemain Brasil Matheus Cunha menghibur pemain Jepang Ao Tanaka seusai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Pemain Brasil Matheus Cunha menghibur pemain Jepang Ao Tanaka seusai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Ekspresi pemain Jepang usai dikalahkan Brasil dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Ekspresi pemain Jepang Keito Nakamura usai dikalahkan Brasil dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Pemain Jepang memberi hormat kepada pendukung timnas Jepang usai dikalahkan Brasil dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/SAM WASSON)

Ekspresi pemain Jepang Tsuyoshi Watanabe dan Ayase Ueda usai dikalahkan Brasil dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

Pelatih Jepang Hajime Moriyasu memberi hormat kepada pendukung timnas Jepang usai dikalahkan Brasil dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat. Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. (FOTO : EPA/CHRISTOPHER NEUNDORF)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, HOUSTON -- Brasil berhadapan dengan Jepang dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, AS, Senin (29/6/2026) waktu setempat.

Brasil mengalahkan Jepang dengan skor 2-1. Jepang unggul lebih dulu lewat Kaishu Sano pada menit ke-29. Brasil membalas lewat sundulan kepala Casemiro di menit ke-56. Gol kemenangan Brasil dicetak Gabriel Martinelli di menit 96 masa injury time. 

Usai pertandingan, penyerang Brasil Matheus Cunha menghampiri gelandang Jepang Ao Tanaka. Bukan untuk merayakan kemenangan, melainkan memberikan pelukan dan kata-kata penghibur. Cunha memegang wajah Tanaka, menatapnya, lalu berbicara singkat seolah ingin mengatakan bahwa kekalahan menyakitkan itu bukan akhir dari segalanya.

Momen sederhana itu menjadi potret lain dari sepak bola. Di balik kerasnya persaingan selama 90 menit lebih, para pemain memahami perasaan yang sama sebagai sesama atlet. Mereka sama-sama berlatih bertahun-tahun, memikul harapan jutaan pendukung, dan mengetahui betapa tipisnya batas antara euforia dan air mata.

sumber : EPA

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |