Maulid Nabi, Saatnya Meneladani Rasulullah Melalui Empat Fondasi Kehidupan

6 hours ago 3

Sejumlah santri dan remaja masjid berjalan kaki dengan melantunkan Shalawat Nabi saat menggelar pawai keliling kota di Banda Aceh, Aceh, Jumat (5/9/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Bidang KUB dan Pembinaan Mualaf Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) Ustaz Ahmad Zuhdi mengajak umat menjadikan empat fondasi utama ajaran Nabi, yakni menata niat, menghargai waktu, menumbuhkan empati, serta menjaga integritas dan kehalalan rezeki, sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Ustaz Zuhdi menyampaikan, momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi sarana perenungan mendalam untuk menghadirkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ulama besar ahli hadis, Imam Abu Daud, setelah menyaring 500.000 hadis menjadi 4.800 hadis sahih dalam kitab Sunan Abu Dawud, menyimpulkan bahwa seluruh ajaran Islam dan Sunnah Rasulullah SAW sejatinya bertumpu pada empat hadis utama.

"Empat intisari ajaran Nabi ini sangat relevan untuk kita jadikan pedoman hidup," kata Ustaz Zuhdi kepada Republika, Senin (24/8/2026).

Intisari ajaran Nabi Muhammad

1. Menata Niat (Nawaitu Lillahi Ta'ala)

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

"Sesungguhnya setiap amalan itu bergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR Imam Bukhari dan Muslim)

Ustaz Zuhdi menjelaskan, prinsip ini mengajarkan bahwa tolok ukur utama setiap tindakan, baik ibadah mahdhah maupun aktivitas sosial (ghair mahdhah), terletak pada keikhlasan hati dan ketepatan tata caranya (ahsanu 'amala).

"Sebagaimana ketegasan ayat Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in, orientasi hidup seorang Muslim harus sepenuhnya ditujukan hanya untuk mengabdi dan memohon pertolongan kepada Allah SWT," ujar Ustaz Zuhdi.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |