Mahasiswa di Sejumlah Daerah Demo Tolak Kenaikan BBM dan Soroti Anggaran Negara

9 hours ago 2

Mahasiswa terlibat bentrok dengan polisi saat menggelar aksi demonstrasi kenaikan harga bahan bakar dan inefisiensi anggaran negara di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (22/6/2026). Ratusan mahasiswa menggelar protes mendesak pemerintah untuk mengendalikan anggaran negara dan menurunkan harga bahan bakar serta kebutuhan pokok. (FOTO : EPA/MAST IRHAM)

Mahasiswa menyalakan api saat menggelar aksi demonstrasi kenaikan harga bahan bakar dan inefisiensi anggaran negara di di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (22/6/2026). Ratusan mahasiswa menggelar protes mendesak pemerintah untuk mengendalikan anggaran negara dan menurunkan harga bahan bakar serta kebutuhan pokok. (FOTO : EPA/MAST IRHAM)

Mahasiswa terlibat bentrok dengan polisi saat menggelar aksi demonstrasi kenaikan harga bahan bakar dan inefisiensi anggaran negara di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (22/6/2026). Ratusan mahasiswa menggelar protes mendesak pemerintah untuk mengendalikan anggaran negara dan menurunkan harga bahan bakar serta kebutuhan pokok. (FOTO : EPA/MAST IRHAM)

Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (22/6/2026). Unjuk rasa mahasiswa tersebut untuk menuntut perbaikan tata kelola perekonomian nasional. (FOTO : ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah DIY dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah DIY melakukan aksi Topo Pepe Mengawal Indonesia di Titik Nol Km, Yogyakarta, Senin (22/6/2026). Mereka mendesak pemerintah melakukan reorientasi APBN untuk kepentingan pendidikan, lapangan pekerjaan, dan perlindungan sosial. (FOTO : ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah DIY dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah DIY melakukan aksi Topo Pepe Mengawal Indonesia di Titik Nol Km, Yogyakarta, Senin (22/6/2026). Mereka mendesak pemerintah melakukan reorientasi APBN untuk kepentingan pendidikan, lapangan pekerjaan, dan perlindungan sosial. (FOTO : ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas se-Bali berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Senin (22/6/2026). Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya terkait kenaikan harga BBM, kenaikan kurs dolar, tata kelola pemerintahan, hak asasi manusia (HAM), dan kesejahteraan rakyat. (FOTO : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Wakil Ketua DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra (kedua kanan) bersama Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang (kanan) menemui ratusan mahasiswa dari berbagai universitas se-Bali yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Senin (22/6/2026). Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya terkait kenaikan harga BBM, kenaikan kurs dolar, tata kelola pemerintahan, hak asasi manusia (HAM), dan kesejahteraan rakyat. (FOTO : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)

Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (22/6/2026). Unjuk rasa mahasiswa tersebut untuk menuntut perbaikan tata kelola perekonomian nasional. (FOTO : ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mahasiswa dari berbagai daerah menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menyoroti pengelolaan anggaran negara, Senin (22/6/2026). Di Jakarta, aksi di depan gedung parlemen diwarnai bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian. Massa mendesak pemerintah mengendalikan anggaran negara serta menurunkan harga BBM dan kebutuhan pokok.

Di Yogyakarta, mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DIY dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) DIY menggelar aksi bertajuk Topo Pepe Mengawal Indonesia di kawasan Titik Nol Kilometer. Mereka menuntut pemerintah melakukan reorientasi APBN yang lebih berpihak pada sektor pendidikan, penciptaan lapangan kerja, dan perlindungan sosial.

Sementara itu, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bali berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar. Dalam aksinya, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari persoalan kenaikan harga BBM, menguatnya kurs dolar AS, tata kelola pemerintahan, penegakan hak asasi manusia (HAM), hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.

sumber : EPA, Antara Foto

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |