REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG, – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru, Saroha Manullang, menegaskan komitmennya untuk fokus pada penguatan pelayanan publik. Ia resmi dilantik di Jakarta dan akan meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah serta mengembangkan infrastruktur layanan keimigrasian di provinsi kepulauan tersebut.
Dalam keterangan resmi di Kupang, Senin, Saroha menyatakan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan estafet pengabdian untuk memperkuat kolaborasi. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dengan masyarakat dan kokoh menjaga kedaulatan negara di bagian timur Indonesia.
Saroha berjanji akan memperkuat pelayanan keimigrasian dan pengawasan wilayah perbatasan. Ia juga akan mendorong perluasan akses layanan imigrasi bagi masyarakat di NTT. Menurutnya, NTT merupakan wilayah strategis karena berposisi sebagai daerah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia.
Keberadaan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara. Peran tersebut mencakup pengawasan lalu lintas orang antarnegara serta mendukung pembangunan daerah melalui pelayanan keimigrasian yang efektif dan mudah diakses.
"Dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, saya mengharapkan dukungan dari semua pihak agar Imigrasi NTT dapat terus berkarya, berbakti, dan berdampak bagi masyarakat NTT," ujar Saroha.
Perluasan Akses dan Unit Kerja Baru
Salah satu agenda prioritas dalam waktu dekat adalah memperluas jangkauan pelayanan keimigrasian. Langkah ini akan dilakukan melalui pembentukan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) dan pengusulan kantor imigrasi baru di sejumlah wilayah dengan kebutuhan layanan tinggi.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat luas wilayah NTT yang terdiri atas banyak pulau. Masih terdapat masyarakat yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mengakses layanan paspor dan layanan keimigrasian lainnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat pengawasan keimigrasian di kawasan perbatasan dan pintu masuk internasional. Hal ini guna mendukung keamanan nasional sekaligus memberikan kepastian layanan bagi wisatawan dan pelaku usaha.
Saroha juga berkomitmen melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis pada masa kepemimpinan sebelumnya. Program tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital, penguatan pengawasan orang asing, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pariwisata.
Saroha Manullang menggantikan Arvin Gumilang yang mendapat tugas baru sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat. Arvin menyatakan berbagai capaian yang telah dibangun selama memimpin Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, termasuk penguatan pelayanan publik, diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan baru.
Dengan kepemimpinan yang baru, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT optimistis dapat semakin memperkuat perannya sebagai garda terdepan. Peran tersebut mencakup menjaga kedaulatan negara, melindungi kepentingan nasional, serta menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, responsif, dan mudah diakses masyarakat hingga wilayah-wilayah terluar di NTT.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
5 hours ago
1

















































