Seorang wanita berolahraga jalan kaki (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebiasaan duduk terlalu lama ternyata bisa dilawan dengan cara sederhana. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa berjalan kaki selama lima menit setiap jam dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi rasa lelah, terutama bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine, dikutip dari ABC News, Kamis (25/6/2026), tersebut menganalisis data dari 11.484 peserta yang mengikuti program "Body Electric Challenge", sebuah program selama dua pekan yang dirancang untuk mengurangi perilaku sedentari atau terlalu banyak duduk.
Dalam penelitian itu, peserta diminta melakukan jalan kaki santai selama lima menit setiap 30 menit, setiap 60 menit, atau setiap 120 menit selama mereka terjaga. Para peneliti kemudian mengumpulkan data melalui survei selama tujuh hari sebelum program dimulai dan sepanjang dua minggu pelaksanaan program.
Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang rutin mengambil jeda untuk berjalan kaki singkat melaporkan tingkat kelelahan yang lebih rendah dan suasana hati yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan bahwa kebiasaan berjalan kaki singkat tersebut tidak mengganggu produktivitas atau performa kerja peserta.
Meski berjalan setiap 30 menit memberikan peningkatan energi dan suasana hati paling besar, para peneliti menilai jeda berjalan kaki setiap satu jam merupakan pilihan yang paling realistis dan mudah diterapkan oleh sebagian besar orang.
Temuan ini menambah bukti ilmiah mengenai pentingnya mengurangi waktu duduk yang berkepanjangan. Sejumlah penelitian sebelumnya telah mengaitkan kebiasaan terlalu lama duduk dengan berbagai masalah kesehatan fisik maupun mental.
Meski demikian, peneliti mengakui studi ini memiliki sejumlah keterbatasan. Salah satunya, peserta melakukan aktivitas berjalan kaki secara mandiri dan melaporkan hasilnya melalui survei, bukan melalui pengamatan langsung.
Namun, ukuran sampel yang besar dan keberagaman peserta dianggap memperkuat hasil penelitian tersebut. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang ras, pekerjaan, kebangsaan, jenis kelamin, serta kemampuan fisik yang beragam.
Penelitian ini memberikan pesan sederhana bahwa perubahan kecil dalam rutinitas harian. Seperti berjalan kaki lima menit setiap jam, dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan.
.png)
4 hours ago
2

















































