Implementasi B50 Diproyeksi Ciptakan Surplus Solar

19 hours ago 5

Kebijakan ini diproyeksi mampu menciptakan surplus gasoil (solar) di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.

 iNews Media Group.

Implementasi B50 Diproyeksi Ciptakan Surplus Solar. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah mempercepat implementasi program mandatori biodiesel 50 persen (B50) sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional di tengah gejolak energi global. 

Kebijakan ini diproyeksi mampu menciptakan surplus gasoil (solar) di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa penerapan B50, yakni campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar, akan berdampak signifikan terhadap keseimbangan pasokan energi nasional. Dengan meningkatnya porsi biodiesel, kebutuhan terhadap solar berbasis fosil dapat ditekan, sehingga berpotensi menciptakan kelebihan pasokan gasoil.

"Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan di tengah ketidakpastian global," ujar Bahlil dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).

Di tengah ketegangan geopolitik yang memicu fluktuasi harga minyak dunia, pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional tetap dalam kondisi aman. Cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) saat ini diklaim berada di atas standar minimum nasional.

Selain menjaga pasokan, kebijakan B50 juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis sumber daya domestik, khususnya minyak sawit. Langkah ini dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi industri dalam negeri sekaligus memperkuat neraca perdagangan energi.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |