Elon Musk Tuntut OpenAI dan Microsoft Rp2.263 Triliun, Klaim Pernah Beri Kontribusi Besar

2 hours ago 1

Musk menilai dirinya berhak atas keuntungan yang diperoleh kedua perusahaan tersebut atas dasar dukungan awal yang pernah dia berikan.

 AP.

Elon Musk Tuntut OpenAI dan Microsoft Rp2.263 Triliun, Klaim Pernah Beri Kontribusi Besar. Foto: AP.

IDXChannel - Elon Musk menuntut hingga USD134 miliar atau sekitar Rp2.263 triliun (asumsi kurs Rp16.890) dari OpenAI dan Microsoft. Berdasarkan dokumen pengadilan, Musk menilai dirinya berhak atas keuntungan yang diperoleh kedua perusahaan tersebut atas dasar dukungan awal yang pernah dia berikan.

OpenAI disebut memperoleh keuntungan antara USD65,5 miliar hingga USD109,4 miliar dari kontribusi Musk saat dia ikut mendirikan perusahaan tersebut pada 2015, saat OpenAI masih berupa startup.

Sementara itu, Microsoft disebut meraup keuntungan antara USD13,3 miliar hingga USD25,1 miliar. Klaim ini disampaikan Musk dalam pengajuan ke pengadilan federal menjelang persidangannya melawan kedua perusahaan tersebut.

"Tanpa Elon Musk, tidak akan ada OpenAI. Dia menyediakan sebagian besar pendanaan awal, meminjamkan reputasinya, dan mengajarkan semua yang dia ketahui tentang cara menskalakan bisnis. Seorang ahli terkemuka telah menghitung nilai kontribusi tersebut,” ujar pengacara utama Musk, Steven Molo, dalam pernyataan kepada Reuters, dikutip Minggu (18/1/2026).

OpenAI menanggapi dengan menyebut tuntutan tersebut sebagai tidak serius, dan menjadi kampanye pelecehan Musk terhadap OpenAI. Sementara Microsoft tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait jumlah kompensasi yang diminta Musk.

Musk, yang meninggalkan OpenAI pada 2018 dan kini menjalankan xAI dengan chatbot pesaing Grok, menuduh OpenAI, pengelola ChatGPT, melanggar misi pendiriannya melalui restrukturisasi besar-besaran menjadi entitas berorientasi laba.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |