China Bakal Batasi Investor AS di Perusahaan Teknologinya

6 hours ago 3

China berencana membatasi perusahaan teknologi besar, termasuk startup AI terkemuka, agar tidak menerima modal dari AS tanpa persetujuan pemerintah.

 Freepik.

China Bakal Batasi Investasi Perusahaan AS di Perusahaan Teknologinya. Foto: Freepik.

IDXChannel - China berencana membatasi perusahaan teknologi besar, termasuk startup AI terkemuka, agar tidak menerima modal dari AS tanpa persetujuan pemerintah. Hal tersebut diungkap dalam laporan Bloomberg News dengan mengutip sumber yang mengetahui hal tersebut.

Melansir Economic Times, Sabtu (25/4/2026), Regulator China, termasuk National Development and Reform Commission (NDRC) baru-baru ini menginstruksikan sejumlah perusahaan teknologi swasta untuk menolak investasi dari AS dalam putaran pendanaan, kecuali mendapat persetujuan khusus.

Startup AI seperti Moonshot AI dan StepFun termasuk yang menerima arahan tersebut. Selain itu, pemilik TikTok, ByteDance, juga diminta agar tidak mengizinkan penjualan saham sekunder kepada investor AS tanpa izin pemerintah.

Regulator juga menerapkan pembatasan serupa terhadap ByteDance Ltd., perusahaan paling bernilai di China dan pemilik TikTok. Pemerintah tidak ingin perusahaan berbasis di Beijing itu menyetujui penjualan saham sekunder kepada investor AS tanpa izin.

Tujuan utama pembatasan ini adalah mencegah investor AS memiliki kepemilikan di sektor sensitif yang berkaitan dengan keamanan nasional. Langkah ini dipicu oleh akuisisi Manus senilai USD2 miliar awal tahun ini, yang memicu penyelidikan Beijing terkait investasi asing ilegal dan ekspor teknologi. 

Awalnya, kesepakatan itu dipuji sebagai contoh bagi startup global, tetapi kemudian dikritik karena dianggap menyebabkan hilangnya teknologi AI penting ke rival geopolitik.

Komisi tersebut kini memimpin penyelidikan lintas lembaga, termasuk bersama Kementerian Perdagangan China, terkait dampak kesepakatan itu.

Perwakilan NDRC, Kementerian Perdagangan, Moonshot, StepFun, dan ByteDance belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Setelah kasus Manus, banyak akademisi mengkritik hilangnya aset teknologi penting ke AS dan khawatir startup lain akan mengikuti jejak tersebut.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |