Pemanfaatan AI meningkatkan skala operasi kejahatan digital ke tingkat ‘industrialisasi’
![]()
Peringatan Interpol: Cybercrime Kini Diindustrialisasi dengan AI, Begini Penjelasannya. (Foto: Istimewa)
IDXChannel—Direktur Cybercrime Interpol Neal Jetton memperingatkan peningkatan pemanfaatan teknologi artificial intelligence di kalangan gembong kriminal yang beroperasi di wilayah Asia Tenggara.
Melansir CNA (20/6/2026), pemanfaatan AI meningkatkan skala operasi kejahatan digital ke tingkat ‘industrialisasi’. Dia menjelaskan bahwa AI tidak membuat jenis kejahatan baru, tetapi membantu gembong cybercrime memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi operasinya.
“Dulu untuk melakukan cybercrime, diperlukan keahlian teknis. Namun, sekarang tidak begitu. Dengan AI, Anda bisa membuat email phishing yang tampak asli dan meyakinkan,” tuturnya.
Apalagi, penggunaan smartphone, media sosial, dan online banking terus meningkat. Hal ini menciptakan kolam-kolam baru yang potensial untuk diserang secara digital.
Jetton mengatakan, di wilayah Asia dan Pasifik Selatan, kini phishing dan online scam adalah bentuk cybercrime yang paling lumrah.
.png)
12 hours ago
10
















































