Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman seiring berlangsungnya panen raya padi di berbagai wilayah Indonesia pada akhir Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan pemerintah memberikan subsidi bunga 2 persen untuk memperkuat pembiayaan Bulog dalam menyerap gabah petani. Kebijakan tersebut bagian dari upaya mempercepat pencapaian target penyerapan 4 juta ton setara beras pada 2026.
Ia menjelaskan, subsidi tersebut berasal dari skema pembiayaan Bank Himbara. Bunga pinjaman Bulog sebesar 4 persen, dengan 2 persen ditanggung Bulog dan 2 persen dibayar oleh pemerintah. Dukungan ini telah mendapat persetujuan Menteri Keuangan setelah pembahasan lintas kementerian.
“Bulog diberi subsidi bunga sebesar 2 persen dari Bank Himbara. Bunga pinjaman Bulog 4 persen, dengan 2 persen ditanggung Bulog dan 2 persen oleh pemerintah,” kata Rizal di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Kebijakan tersebut diharapkan memperbaiki struktur biaya Bulog sehingga beban bunga lebih ringan. Dengan kondisi keuangan yang lebih sehat, perusahaan ditargetkan meningkatkan pelayanan kepada petani sekaligus menjaga stabilitas pangan.
Dalam rapat evaluasi yang juga dihadiri Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian, Bulog melaporkan perkembangan penyerapan gabah nasional. Hingga 13 April 2026, capaian penyerapan mencapai 48,7 persen atau sekitar 1,9 juta ton setara beras.
Rizal menambahkan, stok beras Bulog saat ini mencapai 4,727 juta ton. Dalam waktu dekat, stok diproyeksi menembus 5 juta ton seiring masuknya hasil panen raya.
Pemerintah melalui Inpres Nomor 4 Tahun 2026 menetapkan target penyerapan meningkat dari 3 juta ton pada tahun sebelumnya menjadi 4 juta ton. Regulasi tersebut juga mengatur kualitas panen dengan memastikan gabah diserap pada usia panen yang tepat.
“Prediksi kami, insyaallah pada akhir Juli bisa menembus 4 juta ton,” ucap Rizal.
Bulog juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi El Nino dengan mendorong seluruh jajaran di daerah memaksimalkan penyerapan selama puncak panen hingga Juli. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
.png)
5 days ago
16















































