
Bocah Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Keluarga Minta Pendampingan KPAI (Jonathan Simanjuntak)
JAKARTA - Keluarga Nizam Syafei (13), bocah asal Sukabumi, Jawa Barat, yang diduga tewas akibat dugaan penganiayaan melapor ke Komisi Perlindungan Anak dan Indonesia (KPAI), Senin (23/2/2026). Keluarga Nizam dapat ke KPAI untuk meminta pendampingan dalam mengusut kematian bocah malang tersebut.
1. Sambangi KPAI
Adapun keluarga yang datang adalah Lisnawati, ibu kandung Nizam. Ia didampingi kuasa hukumnya, Krisna Murti.
"Ini bukan hanya sekadar persoalan hukum tapi ini tragedi kemanusiaan seorang ibu yang kehilangan anaknya. Makanya kita melaporkan hari ini ke KPAI untuk minta pendampingan," kata Krisna Murti di Kantor KPAI, Jakarta Pusat, kemarin.
Krisna menjelaskan pendampingan ini lantaran keluarga Nizam akan melaporkan peristiwa ini ke polisi. Ia menduga ada sosok-sosok lain yang seharusnya dinilai terlibat dalam dugaan penganiayaan Nizam.
"Kenapa kita laporkan? Karena patut kita duga banyak yang terlibat dalam kematian Nizam," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Lisnawati mengaku sudah tidak bertemu anak kandungnya sendiri selama empat tahun. Lisna menyebut komunikasinya terhadap anaknya diputus setelah mantan suami Lisna (ayah Nizam) mengatakan bahwa ibu kandungnya telah meninggal dunia.
"Enggak boleh ketemu anak, terakhir ketemu waktu usia 7 tahun. Karena disangka saya udah meninggal kata ayahnya," ungkap dia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
.png)
4 hours ago
3














































