BBRMP Maluku Monitoring Program Cetak Sawah Rakyat di Enam Desa SBT

3 hours ago 2

BBRMP Maluku monitoring program cetak sawah rakyat di enam desa.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON,Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku melakukan monitoring pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di enam desa di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Langkah ini merupakan upaya memastikan percepatan perluasan lahan pertanian produktif untuk mendukung target swasembada pangan nasional.

Kepala BBRMP Maluku, Gunawan, di Ambon, Kamis, menyatakan bahwa dari hasil pemantauan di lapangan, pelaksanaan program di enam desa di Kecamatan Bula Barat tersebut terus berjalan dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Pembukaan lahan sawah baru ini diharapkan dapat meningkatkan produksi padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur.

Monitoring yang dilakukan tim BBRMP Maluku mencakup Desa Waisamet, Waimatakabo, Aki Jaya, Banggoi Pancoran, Jakarta Baru, dan Sumber Agung. Program CSR di Kecamatan Bula Barat ditargetkan mencapai luas total 1.702,433 hektare.

Kegiatan monitoring turut didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Iwan Rumarubun dan Tamiran. Keduanya selama ini mengawal pelaksanaan program mulai dari identifikasi lahan, pendampingan kelompok tani, hingga pelaksanaan teknis di lapangan. “Kehadiran penyuluh dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Gunawan.

Selain penyuluh, sejumlah petani dan perwakilan kelompok tani juga ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka di antaranya adalah Jumari dari Kelompok Tani Budidaya, Solekan dari Kelompok Tani Sumber Makmur, Ahmad Rifai dari Kelompok Tani Sri Rezeki, serta Rinto Anamsur dari Kelompok Tani Aki Jaya Makmur. Para petani menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menyukseskan Program Cetak Sawah Rakyat sebagai langkah meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, program CSR di Kecamatan Bula Barat diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan sektor pertanian. Program ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |