Kementerian ESDM tengah menghitung ulang porsi anggaran subsidi energi pasca eskalasi konflik Israel, AS, dan Iran yang berujung pada penutupan Selat Hormuz.
![]()
Anggaran Subsidi Energi Dihitung Ulang usai Harga Minyak Naik Imbas Penutupan Selat Hormuz. (Foto Istimewa)
IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menghitung ulang porsi anggaran subsidi energi pasca eskalasi konflik Israel, Amerika Serikat (AS), dan Iran yang berujung pada penutupan Selat Hormuz.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, situasi tersebut memberikan dampak pada tersendatnya pasokan minyak Indonesia yang selama ini didatangkan dari Timur Tengah. Sehingga, peralihan negara impor menjadi opsi untuk menjaga ketahanan energi nasional.
"Sekalipun informasi disampaikan bahwa ketegangan ini akan selesai dalam waktu lima hari, ada yang mengatakan empat minggu. Tapi keyakinan kami setelah kami melakukan kajian, ini tidak akan bisa kita ramalkan kapan selesai. Sekali lagi saya katakan bahwa ketegangan ini tidak bisa kita meramalkan kapan selesai," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Bahlil menjelaskan, dampak dari eskalasi konflik tersebut mengerek harga minyak mentah dunia yang bahkan telah melampaui dari target APBN. Harga minyak mentah di pasar Asia sendiri melonjak di level USD80-81 per barel, per Senin (2/3/2026).
.png)
5 hours ago
2
















































