Afsel Cetak Sejarah, Bafana Bafana Gusur Korsel di Grup A untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

5 hours ago 4

Pemain Korea Selatan Cho Gue-sung dikepung sejumlah pemain Afrika Selatan di Piala Dunia 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Afrika Selatan (Afsel) memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Korea Selatan (Korsel) 1-0 pada laga terakhir Grup A di Stadion Monterrey, Meksiko, Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Kemenangan tipis itu cukup untuk mengantarkan Bafana Bafana melanjutkan petualangan mereka di pesta sepak bola terbesar dunia itu mendampingi juara Grup A Meksiko di babak gugur.

Adapun Korsel harap-harap cemas. Dengan nilai tiga, Korsel harus menanti hasil-hasil dari laga lain untuk melihat apakah mereka masuk ke dalam salah satu dari delapan tim peringkat tiga terbaik yang layak berlaga di babak 32 besar.

Laga berlangsung ketat sejak awal. Korsel tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan berupaya mengendalikan tempo permainan. Namun, Afsel menunjukkan disiplin tinggi dalam bertahan dan mampu meredam kreativitas lini serang Taeguk Warriors.

Korsel sebenarnya langsung mengancam sejak menit-menit awal. Sundulan Kim Min-jae pada menit ketiga dan peluang Kang-in Lee lima menit kemudian nyaris membuka keunggulan. Akan tetapi, pertahanan Afsel masih mampu menutup ruang tembak dengan baik.

Tim asuhan Hugo Broos tidak hanya bertahan. Mereka beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik cepat. Evidence Makgopa, Oswin Appollis, dan Thapelo Maseko berulang kali merepotkan lini belakang Korea Selatan yang dipimpin Kim Min-jae.

Menjelang pertengahan babak pertama, Afsel mulai menemukan ritme permainan. Beberapa peluang dari Makgopa dan Thalente Mbatha memaksa kiper Seung-Gyu Kim melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.

Di sisi lain, Korsel terus berusaha membongkar pertahanan lawan melalui kombinasi umpan pendek. Namun minimnya ruang di area sepertiga akhir membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo mencoba mengubah jalannya pertandingan selepas jeda. Son Heung-min dimasukkan bersama sejumlah pemain segar untuk meningkatkan daya gedor tim. Pergantian tersebut membuat tekanan Korea Selatan semakin intens.

Peluang terbaik Korsel datang pada menit ke-60 ketika Hyeon-Gyu Oh menyambut umpan silang dengan sundulan terarah ke sudut gawang. Namun kiper Afsel Ronwen Williams tampil gemilang dengan penyelamatan refleks yang menjaga timnya tetap aman.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |