Ada Momen Ramadan, Penjualan Eceran Februari 2026 Diprakirakan Tumbuh 6,9 Persen

2 hours ago 1

Aktivitas belanja masyarakat Indonesia menunjukkan tren penguatan yang signifikan pada awal 2026.

 iNews Media Group.

Ada Momen Ramadan, Penjualan Eceran Februari 2026 Diprakirakan Tumbuh 6,9 Persen. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Aktivitas belanja masyarakat Indonesia menunjukkan tren penguatan yang signifikan pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 akan mengalami peningkatan, baik secara tahunan maupun bulanan, didorong oleh persiapan memasuki Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengungkapkan optimisme tersebut tercermin dari angka Indeks Penjualan Riil (IPR) yang mencatatkan pertumbuhan positif.

"Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 yang secara tahunan diprakirakan tumbuh sebesar 6,9 persen (yoy)," kata Ramdan dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Januari 2026 yang tercatat sebesar 5,7 persen (yoy).

Secara bulanan, penjualan eceran juga diprediksi melesat hingga 4,4 persen (month-to-month/mtm). Ramdan menjelaskan bahwa peningkatan ini merupakan imbas langsung dari lonjakan permintaan domestik menyambut hari raya.

"Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan masyarakat saat Ramadan dan persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H," ujar Ramdan.

Beberapa kelompok barang yang menjadi motor penggerak utama pada periode ini meliputi Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya dan Subkelompok Sandang (Pakaian).

Data BI menunjukkan bahwa pada Januari 2026, penjualan eceran sempat mengalami kontraksi bulanan sebesar 2,7 persen (mtm). Hal ini dinilai sebagai fenomena yang wajar akibat normalisasi konsumsi masyarakat setelah berakhirnya momentum libur Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, secara tahunan sektor sandang, makanan, minuman, dan tembakau tetap tumbuh stabil.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |