
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terindikasi telah tewas dalam serangan rudal Iran.
JAKARTA - Dalam sepekan terakhir, kabar mengenai tewasnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berhembus kencang. Kabar itu pertama kali muncul di media sosial dan dilaporkan media Iran, menjadi pembicaraan banyak orang.
Media Iran melaporkan Netanyahu korban rudal balasan Teheran di Tel Aviv, dengan saksi mata menyebutkan ledakan keras di lokasi dan ambulans militer membawa korban tertutup kain.
Rezim Zionis membantah klaim Iran mengenai kematian Netanyahu, namun sejumlah indikasi yang muncul dalam beberapa hari terakhir semakin memperkuat keyakinan bahwa dalang genosida di Gaza itu sudah tak bernyawa.
Ketidakhadiran Publik yang Tak Wajar
Secara historis, Netanyahu dikenal sebagai pemimpin yang haus perhatian, rutin tampil di depan kamera bahkan di tengah badai konflik paling sengit. Namun, hampir sepekan terakhir dia sama sekali tidak tampil di publik, meski hanya sebatas foto atau memberikan keterangan pers.
Netanyahu terakhir kali terlihat di publik pada 9 Maret saat melakukan konferensi pers di Tel Aviv, memberikan pidato mengenai kekuatan Israel. Setelah itu, dia seakan menghilang total dari sorotan publik, tak ada pidato langsung, konferensi pers, atau kunjungan lapangan ke zona perang di Israel yang diporak-porandakan rudal Iran, maupun perbatasan Lebanon.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
.png)
14 hours ago
4














































