Usai Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Selangkah Lagi Gabung Klub Turki Trabzonspor

21 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan penyerang Liverpool Mohamed Salah semakin dekat untuk melanjutkan kariernya di Liga Super Turki bersama Trabzonspor. Klub tersebut mengonfirmasi bahwa mereka tengah menjalin pembicaraan dengan penyerang asal Mesir itu untuk menyelesaikan prosesnya transfer.

Trabzonspor mengumumkan pada Selasa (4/8/2026) bahwa Salah dijadwalkan terbang ke Istanbul pada Rabu (5/8/2026) sebelum melanjutkan perjalanan ke Trabzon. Sejumlah laporan menyebutkan pemain berusia 34 tahun tersebut telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama klub yang musim lalu finis di peringkat ketiga Liga Super Turki.

Salah berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool pada musim panas ini. Selama sembilan musim memperkuat klub berjuluk The Reds itu, ia tampil dalam 442 pertandingan dan mencetak 257 gol. Kontribusinya turut membawa Liverpool meraih berbagai gelar bergengsi, yakni Liga Primer Inggris, Liga Champions, Piala FA, dua trofi Piala Liga Inggris, Piala Dunia Antarklub FIFA, serta Piala Super UEFA.

Sebelum mengarah ke Trabzonspor, nama Salah sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Major League Soccer (MLS) maupun klub-klub Arab Saudi. Bahkan, rival Trabzonspor di Turki, Besiktas, juga mengungkapkan telah mengajukan tawaran kepada mantan pemain Chelsea, AS Roma, dan Fiorentina tersebut.

Trabzonspor sendiri memastikan tiket ke Liga Europa UEFA setelah menutup kompetisi Liga Super Turki musim lalu di posisi ketiga. Kehadiran Salah diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Pada Piala Dunia musim panas ini, Salah tampil dalam lima pertandingan bersama tim nasional Mesir. Ia membantu negaranya melangkah hingga babak 16 besar sebelum akhirnya disingkirkan Argentina.

Kepergian Salah dari Liverpool sebenarnya telah diumumkan sejak Maret lalu. Padahal, ia sempat menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun pada April 2025 setelah menjadi salah satu pemain kunci dalam keberhasilan Liverpool meraih gelar Liga Inggris ke-20 yang menyamai rekor.seteru abadinya Manchester United.

Namun, performa Salah mengalami penurunan pada musim terakhirnya di Anfield. Ia bahkan sempat dicadangkan dalam tiga pertandingan berturut-turut pada penghujung tahun lalu. Situasi itu memuncak ketika Salah mengaku kecewa terhadap perlakuan klub dan menyebut dirinya telah "dikorbankan" di tengah rentetan hasil buruk yang dialami Liverpool.

Hubungan Salah dengan manajer saat itu, Arne Slot, juga dikabarkan tidak harmonis. Penyerang Mesir itu mengaku tidak memiliki hubungan yang baik dengan sang pelatih dan sempat mempertanyakan masa depannya di klub hingga bursa transfer Januari. Ia bahkan pernah dicoret dari skuad Liverpool untuk laga Liga Champions menghadapi Inter Milan.

Meski kembali menjadi bagian skuad setelah Piala Afrika, Salah kesulitan menemukan kembali ketajamannya. Penampilan yang sempat membuatnya empat kali menjadi top skor Liga Primer Inggris tidak lagi terlihat secara konsisten, sehingga kebersamaannya dengan Liverpool pun berakhir setelah sembilan musim yang penuh prestasi.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |