REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Timnas Indonesia harus menelan kekalahan pahit 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) malam. Hasil tersebut membuat langkah skuad Garuda menuju semifinal menjadi semakin berat.
Kekalahan ini menempatkan Indonesia untuk sementara berada di peringkat ketiga klasemen Grup A. Karena itu, kemenangan atas Singapura pada laga terakhir yang akan berlangsung di kandang lawan pada Jumat (7/8/2026) menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang lolos ke babak semifinal.
Jalannya laga
Vietnam langsung memberikan tekanan sejak menit-menit awal. Kesalahan kontrol bola yang dilakukan Rizky Ridho pada menit keenam berhasil dimanfaatkan Hoang Dac. Ia mengirim umpan terobosan kepada Nguyen Van yang berlari di sela-sela lini pertahanan Indonesia. Penyerang Vietnam itu kemudian mengecoh penjaga gawang Nadeo Argawinata sebelum meneruskan bola ke gawang untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Indonesia berusaha merespons. Pada menit ke-11, Thom Haye menunjukkan kemampuan individunya dengan melewati beberapa pemain Vietnam. Namun, saat memasuki kotak penalti, upayanya terhenti setelah tembakannya berhasil diblok rapat oleh barisan pertahanan lawan.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Indonesia kembali kebobolan pada menit ke-15. Vietnam melancarkan serangan balik cepat yang dipimpin Nguyen Hai. Berlari dari tengah lapangan, ia berhasil meninggalkan para pemain Indonesia dan berhadapan langsung dengan Nadeo. Penyelesaian akhirnya tak mampu dihentikan sehingga Vietnam memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Selepas gol kedua, Indonesia lebih banyak menguasai penguasaan bola dan berupaya menekan pertahanan Vietnam. Namun, rapatnya organisasi permainan tim tamu membuat serangan-serangan Garuda kerap kandas sebelum mampu menciptakan peluang berbahaya.
Peluang terakhir di dapat pada menit ke 45+4, Elliano melepaskan umpan crosing ke dalam kotak Mitchell berhasil menyundul bola, namun masih melebar dari gawang. Hingga babak pertama usai skor tak berubah.
Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-56, Ivar Jenner mengirim umpan ke tiang jauh yang disambut Dony Tri Pamungkas. Bola kemudian dipantulkan kepada Thom Haye yang berdiri tanpa kawalan. Namun, tembakan gelandang naturalisasi itu masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan kiper Vietnam.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Indonesia justru kembali kebobolan pada menit ke-71. Xuan Son berhasil lolos dari jebakan offside setelah lini belakang Indonesia terlambat melakukan penjagaan. Shayne Pattynama sempat menutup ruang tembak, tetapi Xuan Son mampu mengecoh bek Indonesia tersebut sebelum menaklukkan Nadeo Argawinata. Vietnam pun memperbesar keunggulan menjadi 3-0.
Indonesia mencoba bangkit. Pada menit ke-79, Garuda memperoleh tendangan bebas di area pertahanan Vietnam. Namun, situasi itu gagal dimaksimalkan. Vietnam bahkan langsung melancarkan serangan balik cepat melalui Dinh Bac yang sempat berhadapan satu lawan satu dengan Nadeo. Beruntung, kiper Indonesia itu mampu menggagalkan peluang tersebut.
Peluang terbaik Indonesia hadir menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-88, Tim Geypens mengirim umpan dari sisi kiri menuju tiang jauh. Bola yang mengarah kepada Jens Raven terlalu tinggi, tetapi Rizky Eka yang datang dari lini kedua berhasil menyambutnya dengan sundulan bebas. Sayangnya, kiper Vietnam masih sigap melakukan penyelamatan sehingga skor 0-3 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih John Herdman untuk membenahi performa tim, terutama dalam mengantisipasi serangan balik dan menjaga konsentrasi lini pertahanan. Indonesia kini tidak memiliki pilihan selain meraih kemenangan atas Singapura apabila ingin tetap menjaga asa melangkah ke semifinal Piala AFF 2026
.png)
5 hours ago
2

















































