Purbaya Pastikan Tak Terapkan Pajak Pelayaran di Selat Malaka

22 hours ago 10

Terkini, pemerintah justru sedang menggodok aturan untuk memberikan nilai tambah di titik berlabuh kapal-kapal industri.

 iNews Media Group.

Purbaya Pastikan Tak Terapkan Pajak Pelayaran di Selat Malaka. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu soal pengenaan pajak pelayaran di Selat Malaka. Pemerintah bakal menjunjung prinsip hukum laut internasional yang diratifikasi Indonesia sesuai konsensus internasional United Nations Convention on the Law of the Sea (Unclos).

"Kami belum pernah merencanakan untuk mengutip (pajak pelayaran di Selat Malaka). Saya Deputi Menteri bagian eko-maritim yang dulu urusi maritim dan energi. Jadi saya tahu betul peraturannya," kata Purbaya saat jumpa pers di gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Terkini, pemerintah justru sedang menggodok aturan untuk memberikan nilai tambah di titik berlabuh kapal-kapal industri. Wacana ini muncul dari keluhan kalangan pengusaha pelabuhan, yang menginginkan adanya penyesuaian aturan agar dermaga bersandar menjadi tempat yang bernilai ekonomi atas aktivitas kapal-kapal kargo industri yang bersandar.

"Jadi perjanjian hukum laut internasional, itu yang kami jalankan. Makanya saya sekarang ingin membuat itu (dermaga di suatu pulau) sebagai tempat labuh jangkar, pengisian bahan bakar, dan lain-lain. Kami diwajibkan mengizinkan kapal-kapal yang lewat di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Bahkan pemerintah harus menjaga keamanan di sana," kata dia.

Adapun sebelumnya, Purbaya melontarkan gagasan mengenai potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam memanfaatkan jalur perdagangan strategis dunia. Dia menyoroti posisi Selat Malaka yang selama ini belum dioptimalkan untuk memberikan kontribusi pendapatan bagi negara.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |