Gubernur Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutan dalam BUMD Leaders Forum di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Jakarta Pramono Anung mendorong BUMD tidak hanya bermain di pasar domestik. Ia meminta perusahaan milik Pemprov Jakarta mulai berani ekspansi dan bersaing di level yang lebih luas.
“Tidak menjadi pemain lokal, jago kandang, tapi bertarung keluar, di antaranya misalnya Bank Jakarta, Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan yang lain-lain dan itu akan saya yakin akan bisa memberikan manfaat juga bagi Jakarta,” kata Pramono dalam BUMD Leaders Forum di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026).
Pramono menilai BUMD harus menjadi pilar ekonomi Jakarta di tengah ketidakpastian global. Ia juga mengingatkan potensi dampak El Nino yang diperkirakan terjadi pada April hingga September.
“Maka saya minta juga mereka harus mempersiapkan diri. Dengan demikian, mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka, transparan, dikelola secara profesional,” ujar Pramono.
Forum tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari sinergi pembiayaan, optimalisasi aset, hingga penguatan kapasitas investasi. Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi Jakarta Syaefuloh Hidayat mengatakan fokus utama diarahkan pada peningkatan daya saing dan kesehatan perusahaan.
“Topik pertama yaitu akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan. Untuk Triwulan I 2026 telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk tiga BUMD,” kata Syaefuloh.
Selain itu, forum juga menyoroti penguatan penjaminan proyek melalui Jamkrida Jakarta serta optimalisasi kredit BUMD. Diskusi juga mencakup pemanfaatan aset strategis sebagai sumber pendapatan baru.
Pengembangan aset diarahkan ke sektor properti seperti hotel, hunian mix-used, hingga park and ride. Infrastruktur pendukung seperti pengolahan air limbah dan distribusi pangan juga masuk dalam rencana penguatan bisnis.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta. Melalui kolaborasi ini, BUMD diharapkan mampu bertransformasi menjadi entitas yang lebih profesional dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi Jakarta.
.png)
2 hours ago
1
















































