Pimpin Amirul Hajj, Menhaj Antisipasi Semua Kendala Saat Puncak Haji

2 weeks ago 35

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf buka suara terkait adanya penangkapan tiga warga negara Indonesia (WNI) di Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH — Rombongan kedua Amirul Hajj Indonesia resmi mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, mendarat bersama jajaran pejabat tinggi dan tokoh ormas Islam di Tanah Air.

Pantauan di lokasi, tampak ikut dalam rombongan tersebut Menko Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i, serta tokoh perwakilan dari Muhammadiyah, Prof Hasyim Syah Nasution dan KH Asep dari Nahdlatul Ulama (NU).

Ditemui usai mendarat, Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mematangkan persiapan fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Pihaknya mengaku terus menggelar rapat maraton demi mengantisipasi segala kendala.

"Armuzna tadi sudah dibicarakan. Setiap malam kita meeting membahas beberapa kendala yang kemungkinan akan muncul. Tapi Alhamdulillah, sudah dibahas setiap malam," ujar Irfan Yusuf kepada wartawan di Bandara Jeddah, Selasa (19/5/2026).

Ia menambahkan, seluruh skenario pergerakan jamaah akan dikunci dalam keputusan final esok hari. "Difinalkan besok. Besok sudah ada final tentang proses Armuzna terkait dengan pergerakan, transportasi, termasuk juga makanan selama Armuzna juga sudah dibicarakan,"kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Irfan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas haji di lapangan. Menurut dia, kerja keras para petugas mendapatkan respons yang sangat baik dari masyarakat di Tanah Air.

"Petugas, saya apresiasi petugas. Luar biasa mereka. Dan mereka berjibaku di lapangan, dan tone-nya positif semua di tanah air. Berita-berita di atas (media), positif semua," ungkap dia.

sumber : MCH 2026

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |