REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aplikasi investasi dan trading multi-aset Pluang baru-baru ini resmi meluncurkan Aura AI, fitur berbasis AI pertama di Indonesia untuk analisis pasar saham dan kripto. Teknologi ini memudahkan investor dan trader untuk menganalisis aset menjadi lebih cepat, mudah, dan akurat.
Aura AI adalah fitur berbasis AI yang tersedia 24 jam sehari di aplikasi Pluang. Fitur ini membantu investor memahami lebih dari 1.000 aset, termasuk saham AS, ETF, dan kripto. Dengan satu ketukan, pengguna dapat mengakses analisis fundamental, teknikal, serta tren pasar yang diperbarui secara berkala.
Brand Marketing & PR Senior Manager Pluang, Meryl Emma mengatakan secara sederhana, teknologi AI mengumpulkan data harga, volume, dan sentimen pasar dari berbagai sumber. "Fitur utama yang membedakan aplikasi trading AI berkualitas adalah kemampuannya dalam membaca data pasar secara up-to-date dan memberikan analisis berbasis machine learning," katanya dalam siaran pers, Sabtu 29/11/2025).
Aura AI di Pluang mengolah ribuan data harga, volume, serta sentimen pasar dari berbagai sumber, baik lokal maupun global, untuk kemudian dianalisis menggunakan algoritma machine learning untuk mengenali pola tertentu, seperti tren naik atau turun yang berulang di pasar dan memberikan insight terkini terkait saham, ETF, dan aset kripto.
Dengan teknologi ini, AI dapat dapat memberikan gambaran sentimen dari setiap aspek yang dianalisis, apakah aset kripto atau saham tersebut sedang mengalami tren bullish/bearish dan pengguna dapat mengambil keputusan trading berbasis data dengan lebih cepat.
AI dalam trading adalah penggunaan algoritma cerdas yang mampu mempelajari data pasar secara otomatis untuk membantu proses analisis, bahkan beberapa AI dapat memprediksi dan mengeksekusi trading.
"Berbeda dengan algoritma konvensional yang hanya mengikuti aturan statis, AI mampu beradaptasi, belajar dari data historis, serta merespons perubahan pasar yang dinamis," katanya.
Teknologi ini mencakup machine learning, deep learning, hingga natural language processing (NLP) untuk memahami sentimen pasar dari berbagai sumber, termasuk berita dan media sosial.
.png)
1 hour ago
3






































