Dalam riset yang terbit pada 15 September 2026, Sucor Sekuritas melihat arus modal mulai bergerak menjauh dari struktur yang selama ini sangat berpusat pada AS.
![]()
Modal Global Tak Lagi Betah di AS, Indonesia Punya Peluang. (Foto: Magnific)
IDXChannel - Setelah selama puluhan tahun surplus negara-negara besar banyak didaur ulang ke aset Amerika Serikat (AS), sejumlah ekonomi utama kini mendorong lebih banyak modal untuk kembali berinvestasi di dalam negeri.
Chief Strategist Officer Sucor Sekuritas Arief Putra menilai perubahan tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam lanskap keuangan global.
Dalam riset yang terbit pada 15 September 2026, ia melihat arus modal mulai bergerak menjauh dari struktur yang selama ini sangat berpusat pada AS.
Selama sekitar delapan dekade, negara-negara dengan surplus perdagangan seperti Jepang, China, Eropa, hingga negara-negara Teluk banyak menempatkan surplus tersebut ke aset AS, terutama US Treasury.
Pola ini turut membantu membiayai defisit AS sekaligus memperkuat permintaan global terhadap aset berbasis dolar AS.
.png)
10 hours ago
4















































