Peserta mengendalikan penerbangan balon udara pada Festival Balon Udara Boyolali 2026 di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Festival yang diadakan pertama kali tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang larangan menerbangkan balon udara secara liar karena berbahaya bagi pesawat serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Boyolali. (FOTO : ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Pengunjung menggunakan kostum Ultraman membuat konten saat penerbangan balon udara pada Festival Balon Udara Boyolali 2026 di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Festival yang diadakan pertama kali tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang larangan menerbangkan balon udara secara liar karena berbahaya bagi pesawat serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Boyolali. (FOTO : ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Pengunjung berada di dekat balon udara yang akan diterbangkan pada Festival Balon Udara Boyolali 2026 di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Festival yang diadakan pertama kali tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang larangan menerbangkan balon udara secara liar karena berbahaya bagi pesawat serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Boyolali. (FOTO : ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Pengunjung berada di dekat balon udara yang akan diterbangkan pada Festival Balon Udara Boyolali 2026 di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026).
Festival yang diadakan pertama kali tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang larangan menerbangkan balon udara secara liar karena berbahaya bagi pesawat serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Boyolali.
sumber : Antara Foto
.png)
3 hours ago
1















































