Mengenal Footgolf, Olahraga Gabungan Sepak Bola dan Golf yang Mulai Populer

2 weeks ago 37

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Olahraga footgolf mulai menarik perhatian masyarakat Indonesia sebagai alternatif aktivitas fisik yang ringan namun tetap kompetitif. Perpaduan unsur sepak bola dan golf membuat olahraga ini mudah diikuti berbagai kalangan, termasuk pemula.

Popularitas footgolf diperkenalkan lebih luas melalui ajang Sunrise Society Vol. 5 yang digelar di Bogor, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan format fun match yang memberi kesempatan peserta merasakan langsung pengalaman bermain footgolf dalam suasana santai berbasis komunitas.

Footgolf dimainkan dengan menendang bola sepak ukuran lima menuju lubang berdiameter sekitar 50 sentimeter dengan jumlah tendangan sesedikit mungkin, menyerupai konsep permainan golf. Meski terlihat sederhana, olahraga ini tetap membutuhkan akurasi, strategi, serta kontrol tendangan yang baik.

Permainan ini mengikuti aturan Federation for International FootGolf (FIFG) dengan sistem penilaian serupa golf seperti par, birdie, dan eagle. Dalam format normal 18 hole, permainan biasanya dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 90 hingga 120 menit.

Olahraga ini pertama kali berkembang di Belanda sekitar tahun 2008 sebelum kemudian populer di Argentina, Amerika Serikat, dan sejumlah negara Eropa lainnya. Seiring pertumbuhan komunitas global, footgolf mulai diperkenalkan di berbagai negara sebagai olahraga rekreasi sekaligus kompetitif.

Ketua Umum Federasi Footgolf Indonesia, Amrit Punjabi, mengatakan kolaborasi dalam kegiatan Sunrise Society Vol. 5 membantu memperluas pengenalan olahraga tersebut kepada masyarakat.

“Sebagai asosiasi footgolf di Indonesia, kami berharap olahraga ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak komunitas active lifestyle ke depannya,” ujar Amrit dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Dalam kegiatan fun match, format permainan dibuat lebih santai dibanding kompetisi resmi sehingga peserta dari berbagai latar belakang dapat berpartisipasi dengan nyaman.

Head of Corporate Communication & Marketing Bank Saqu, Willy Apriando, menilai footgolf menawarkan pengalaman olahraga yang menekankan interaksi sosial sekaligus gaya hidup sehat berbasis komunitas.

“Footgolf tidak hanya menghadirkan unsur olahraga, tetapi juga connection, consistency, dan social interaction yang kuat sehingga menciptakan pengalaman komunitas yang santai, inklusif, dan menyenangkan,” ucapnya.

Sejak pertama kali digelar pada Juli 2025, rangkaian kegiatan Sunrise Society telah diikuti lebih dari 2.000 peserta dari berbagai komunitas olahraga, mulai dari lari, padel, badminton, tenis, panahan, hingga footgolf, menunjukkan tren meningkatnya minat masyarakat urban terhadap aktivitas olahraga komunitas.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |