Cikal Bintang
, Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2026 |12:19 WIB

John Herdman berharap Mathew Baker bisa mengikuti jejak pemain bintang Juventus yang diasuhnya di Timnas Kanada (Foto: Instagram/@s.pattynama)
JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuat kejutan dengan mengikutsertakan Mathew Baker dalam latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pekan ini. Ia berharap bisa mengulangi kesuksesan mengorbitkan Jonathan David yang kini berkostum Juventus.
Baker masuk dalam daftar pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk persiapan menuju Piala AFF 2026. Ia menjadi pemain termuda dalam skuad yang dipanggil Herdman pada periode kali ini.

Selain Baker, ada juga Alfharezzi Buffon yang mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer tim senior. Herdman menegaskan pemanggilan Baker bukan keputusan tanpa perencanaan.
1. Strategi Khusus
Mantan pelatih Timnas Kanada itu memiliki strategi khusus untuk mempercepat perkembangan pemain muda yang dinilai memiliki potensi besar. Menurut Herdman, sang bek mempunyai atribut yang dibutuhkan untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.
"Ya, Mathew Baker adalah pemain muda yang sangat menjanjikan. Salah satu bagian dari strategi kami adalah strategi akselerasi," kata Herdman kepada awak media, termasuk Okezone di Stadion Madya, dikutip Minggu (31/5/2026).
"Dari pengalaman saya, ketika melihat pemain dengan potensi seperti itu, penting untuk mempercepat perkembangan kariernya," tambah pria berpaspor Inggris tersebut.
Herdman kemudian mengungkapkan pendekatan serupa pernah diterapkannya saat menangani Timnas Kanada. Saat itu, ia memberi kesempatan kepada pemain muda berusia 17 tahun untuk menembus level senior.
Pemain yang dimaksud adalah Jonathan David, yang kini dikenal sebagai salah satu bintang Juventus. Herdman memanggilnya ketika sang pemain masih menimba ilmu di akademi klub Belgia, KAA Gent.
Keputusan tersebut terbukti membuahkan hasil positif. David mampu tampil gemilang di ajang Gold Cup dengan meraih penghargaan pemain terbaik sekaligus pencetak gol terbanyak turnamen.
"Kami mempercepat perkembangan kariernya dengan memberikan kesempatan bermain, meskipun ada pemain yang lebih senior. Setelah itu, dia bermain di Prancis di level tertinggi," jelas Herdman.
.png)
11 hours ago
4

















































