
Mantan pebulutangkis ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon. (Foto: Instagram/marcusfernaldig)
KISAH Marcus Fernaldi Gideon, mantan ganda putra andalan Indonesia yang terkenal akan kehebatannya menghancurkan banteng pertahanan lawan menarik untuk dibahas. Apalagi akhir-akhir ini beredar rumor mantan pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo itu tertarik untuk comeback sebagai atlet bulu tangkis lagi.
Dikenal karena energinya yang meledak-ledak, Marcus bukan sekadar pemain. Ia adalah mesin tempur yang mampu meruntuhkan pertahanan paling rapat sekalipun.
Rekam jejaknya mencatat banyak momen heroik. Di All England 2018, misalnya, Marcus menunjukkan kelasnya saat harus bertarung sendirian di lapangan karena Kevin terpaksa menepi sejenak untuk mengganti raket.
Menghadapi duo raksasa Denmark, Petersen/Kolding, Marcus tetap kokoh hingga akhirnya memenangkan laga. Begitu pula saat ia menjinakkan Liu Cheng/Zhang Nan di Dubai Superseries Final 2017 melalui perjuangan mati-matian yang berbuah manis.
1. Hasrat yang Kembali Membara
Meski telah resmi mengumumkan pensiun pada 9 Maret 2024, kecintaan Marcus terhadap bulu tangkis nyatanya tidak pernah padam. Di balik kesibukannya mengelola Gideon Badminton Academy (GBA) dan sesekali menjadi sparring partner bagi pemain pratama di PBSI, terselip sebuah cerita mengharukan.
Marcus Fernaldi Gideon bicara soal pensiun (Foto: MPI/Bagas Abdiel)
Marcus mengungkapkan mendiang ayahnya, Kurniahu Gideon, sempat menitipkan pesan terakhir saat berada di ICU. Sang ayah memintanya untuk kembali mengayunkan raket di kancah profesional.
Pesan tersebut menjadi beban sekaligus motivasi yang membuat pria berusia 35 tahun ini mulai mempertimbangkan kemungkinan untuk comeback. Marcus bahkan sudah berdiskusi dengan pelatih Chafidz Yusuf mengenai peluang mencari tandem yang tepat untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
.png)
5 hours ago
3

















































