Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memperpanjang tenggat waktu negosiasi dengan Iran hingga April dinilai bukan sebagai kemajuan diplomatik.
![]()
Keputusan Trump Perpanjang Waktu Negosiasi dengan Iran Dinilai Bukan Kemajuan Diplomatik (FOTO:iNews Media Group)
IDXChannel - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memperpanjang tenggat waktu negosiasi dengan Iran hingga April 2026 dinilai bukan sebagai kemajuan diplomatik.
Sebaliknya, langkah tersebut dipandang sebagai sinyal kebuntuan kebijakan yang justru memperpanjang ketidakpastian ekonomi global.
Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menyoroti bahwa pasar global tetap gelisah meski tenggat waktu ditambah. Harga minyak yang bertahan tinggi dan ketegangan di Selat Hormuz menunjukkan bahwa dunia belum melihat solusi konkret dari konflik tersebut.
"Perpanjangan tenggat bukanlah bukti keberhasilan diplomasi, melainkan gejala kebuntuan kebijakan. Amerika Serikat tampak belum berhasil memaksa Iran menerima kehendaknya, tetapi juga belum siap menanggung seluruh biaya dari eskalasi terbuka," kata Achmad dalam analisisnya, Minggu (29/3/2026).
Achmad mengkritik pendekatan Washington yang menggabungkan meja perundingan dengan ancaman militer. Menurutnya, metode tersebut merusak fondasi kepercayaan yang menjadi syarat utama diplomasi. Ia menilai perundingan kini telah berubah menjadi arena pemaksaan sepihak.
.png)
19 hours ago
2
















































