Kementerian PKP Gelontorkan Rp7,4 Triliun Bangun Rumah Terdampak Bencana Sumatera

5 hours ago 2

Kementerian Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat pemulihan kawasan terdampak bencana melalui pembangunan hunian tetap (Huntap) di wilayah Sumatera.

 Ist)

Kementerian Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat pemulihan kawasan terdampak bencana melalui pembangunan hunian tetap (Huntap) di wilayah Sumatera. (Foto: Ist)

IDXChannel - Kementerian Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat pemulihan kawasan terdampak bencana melalui pembangunan hunian tetap (Huntap) di wilayah Sumatera. Langkah ini dilakukan dengan menambah anggaran sehingga totalnya mencapai Rp7,4 triliun.

Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP Teddy Paul H. Siagian menjelaskan bahwa pemerintah memberikan tambahan anggaran sebesar Rp2,2 triliun untuk mendukung percepatan pembangunan 7.952 unit hunian tetap pada Tahun Anggaran 2026 yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Percepatan pembangunan hunian tetap merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana. Program ini tidak hanya membangun rumah, tetapi juga mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh," ujar Teddy dalam keterangan resmi dikutip Minggu (2/8/2026). 

Secara keseluruhan, pembangunan hunian tetap pascabencana direncanakan mencapai 25.606 unit hingga tahun 2027 dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp7,4 triliun.  Dari jumlah tersebut, Provinsi Aceh memperoleh alokasi terbesar, yakni 20.647 unit, sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan terdampak bencana.

Pada anggaran periode 2026, pembangunan hunian tetap ditargetkan sebanyak 7.952 unit dengan total anggaran sebesar Rp2,339 triliun. Alokasi tersebut terdiri atas 6.220 unit di Provinsi Aceh dengan anggaran Rp1,819 triliun, 919 unit di Provinsi Sumatera Utara dengan anggaran Rp299,38 miliar, serta 813 unit di Provinsi Sumatera Barat dengan anggaran Rp220,51 miliar.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |