Kebutuhan Pembangunan Capai Rp8.705 Triliun, Wamenkeu: 91 Persen Dicari dari Swasta

1 hour ago 2

Dalam APBN 2027, kebutuhan investasi kita diperkirakan Rp8.705 triliun, di mana APBN hanya menjangkau Rp459 triliun.

 iNews Media Group.

Kebutuhan Pembangunan Capai Rp8.705 Triliun, Wamenkeu: 91 Persen Dicari dari Swasta. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengungkapkan bahwa kontribusi pembiayaan swasta memegang peran yang krusial pada pembangunan nasional di mana porsinya menembus 91 persen.

Juda menerangkan, pembiayaan swasta menjadi tumpuan krusial di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tidak memungkinkan untuk membiayai proyek negara secara mandiri.

"Dalam APBN 2027, kebutuhan investasi kita diperkirakan Rp8.705 triliun, di mana APBN hanya menjangkau Rp459 triliun, BUMN dan Danantara Rp330 triliun, dan sisanya, sekitar 91 persen atau Rp7.973 triliun harus berasal dari swasta," ujar Juda dalam keterangannya di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Juda menjelaskan soal keterbatasan kapasitas APBN menuntut kesadaran kolektif dari seluruh pemangku kepentingan ekonomi. Sektor-sektor prioritas yang saat ini tengah digalakkan pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur fisik, transisi energi, pembenahan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM), hingga hilirisasi industri memiliki skala kebutuhan dana yang jauh melampaui kemampuan belanja negara.

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya mengintegrasikan sumber pendanaan non-APBN secara kreatif demi menjaga kesinambungan pembangunan. Kolaborasi aktif dengan sektor swasta dinilai sebagai satu-satunya jalan keluar rasional untuk merealisasikan target-target pertumbuhan nasional.

"Satu hal yang harus kita sadari bersama bahwa APBN saja itu tidak pernah cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan karena skalanya jauh melampaui kemampuan fiskal kita," kata Juda.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |