Petugas Pelindungan Jamaah mengecek jalur pergerakan jamaah calon haji Indonesia dari tenda menuju jamarat di Mina, Makkah, Arab Saudi, Ahad (25/5/2025). Kegiatan yang digelar Petugas Pelindungan Jamaah dan Media Center Haji tersebut guna memberikan pemahaman petugas haji Indonesia dalam membantu kelancaran serta keamanan jamaah calon haji Indonesia saat menunaikan lempar jumrah di Mina pada musim puncak haji mendatang.

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Makkah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH — Jamaah haji Indonesia yang tinggal di tenda Mina akan melaksanakan lontar jumrah melalui Jamarat lantai 3 untuk mengurangi kepadatan dan memperlancar arus pergerakan jamaah saat puncak haji 1447 Hijriyah/2026.
Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina (Satop Armuzna) serta Perlindungan Jamaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid Usman, mengatakan bahwa pengaturan jalur tersebut menjadi bagian dari mitigasi kepadatan saat fase puncak ibadah haji di Mina.
"Bagi jamaah kita yang tinggal di tenda Mina, diprioritaskan melaksanakan lempar jumrah di lantai 3," ujar Harun saat meninjau jalur pergerakan jamaah dari Mina menuju Jamarat di Makkah.
Menurut Harun, pengaturan itu diterapkan khusus bagi jamaah haji Indonesia yang tetap bermalam di tenda Mina setelah lempar jumrah, yakni yang tidak mengikuti skema tanazul.
Nantinya, jamaah haji akan diarahkan masuk melalui jalur terowongan Muaisim menuju area Jamarat lantai 3. Setelah selesai melontar jumrah Aqabah, jamaah diminta tidak turun ke lantai bawah agar tidak bercampur dengan arus jamaah yang menuju hotel maupun jamaah negara lain di jalur berbeda.
"Setelah selesai melontar jumrah, jangan turun ke bawah. Nanti petugas akan mengarahkan apakah jamaah kembali ke tenda atau menuju hotel,"kata dia.
Harun menjelaskan, jamaah haji Indonesia yang kembali ke tenda Mina akan diarahkan memutar melalui jalur keluar Jamarat sebelum kembali memasuki terowongan Muaisim menuju area tenda. Semua jalur itu berada di lantai tiga.
sumber : MCH 2026
.png)
2 weeks ago
34

















































