Industri kecantikan dan kosmetik Indonesia terus menunjukkan taringnya di pasar global maupun domestik.
![]()
Industri Kecantikan dan Kosmetik Makin Kinclong di Pasar Global dan Domestik (FOTO:Dok Ist)
IDXChannel - Industri kecantikan dan kosmetik Indonesia terus menunjukkan taringnya di pasar global maupun domestik. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat tren positif pertumbuhan ekspor produk kosmetik nasional yang terus menguat hingga pertengahan tahun 2026.
Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Kementerian Perdagangan, Deden Muhammad F S, mengungkapkan, capaian ini merupakan hasil dari dorongan pameran dagang, pembukaan jalur ekspor baru, serta penguatan posisi produk Usaha Kecil Menengah (UKM) di jaringan ritel modern tanah air.
Berdasarkan data Kemendag, total nilai ekspor produk kecantikan secara keseluruhan yang mencakup produk beauty, kosmetik, hingga skincare berhasil menyentuh angka USD2,05 miliar pada tahun 2025.
Angka ini menandai lonjakan signifikan jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Secara spesifik untuk kategori kosmetik, nilai ekspor melonjak dari USD416 juta pada tahun 2024 menjadi sekitar USD673 juta pada tahun 2025, atau mengalami pertumbuhan sebesar 13,7 persen. Tren positif ini pun terus berlanjut hingga memasuki periode Mei 2026.
"Tentu ini sangat baik, dan ini didukung salah satunya melalui pameran-pameran yang diselenggarakan baik di dalam negeri ataupun di luar negeri. Indo Beauty Expo sebagai salah satu pameran di bidang kecantikan terbesar yang secara rutin dilaksanakan dan tentu menjadi satu media promosi yang sangat baik terutama untuk para IKM atau Industri Kecil Menengah di bidang kosmetik." ujar Deden dalam pembukaan IndoBeauty Expo 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Demi menjaga momentum pertumbuhan ini, Kementerian Perdagangan mengusung dua program strategis yang berfokus pada penguatan pasar internal dan perluasan jangkauan ke luar negeri. Pada sektor dalam negeri, Kemendag berupaya mengamankan pasar domestik agar produk-produk lokal, khususnya buatan Industri Kecil Menengah (IKM), mampu menguasai pasar nasional.
Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah menjalin kemitraan langsung dengan jaringan ritel modern, seperti kerja sama yang telah ditandatangani bersama Hypermart untuk memperbanyak porsi produk UKM.
Sementara untuk pasar luar negeri, Kemendag mendorong ekspansi ke wilayah-wilayah baru. Selain mempertahankan pasar tradisional yang selama ini didominasi oleh Amerika Serikat, India, Tiongkok, Jepang, dan kawasan ASEAN, pemerintah mulai membidik pasar nontradisional.
Strategi ini dijalankan melalui diversifikasi produk serta terobosan berupa negosiasi dan penjajakan perjanjian perdagangan dengan berbagai negara target.
Di sisi lain, penyelenggaraan pameran berskala besar seperti Indo Beauty Expo 2026 dinilai memegang peranan vital sebagai media promosi yang efektif. Ajang ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku IKM kosmetik untuk mengenalkan produk unggulan mereka ke khalayak yang lebih luas.
"Kami berharap pameran ini dapat membawa hasil maksimal bagi seluruh eksibitor, baik pelaku usaha skala besar maupun IKM, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menguatkan produk lokal dan meningkatkan kontribusi ekspor nasional," katanya.
Sekadar infomasi, Krista Exhibitions Group menggelar pameran IndoBeauty Expo 2026. Pameran ini berlangsung selama tiga hari, pada 5–7 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, sebagai wadah strategis yang mempertemukan pelaku industri, pelaku usaha, profesional, serta masyarakat untuk mendorong pertumbuhan bisnis, inovasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, menegaskan IndoBeauty Expo 2026 menjadi wadah strategis untuk memperluas kolaborasi, mendorong inovasi, dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku industri kecantikan nasional.
"Memasuki penyelenggaraan ke-16, IndoBeauty Expo telah berkembang menjadi ajang bisnis internasional yang mempertemukan produsen, distributor, pemilik merek, beauty professional, investor, dan pelaku usaha dari berbagai negara. Melalui pameran ini, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang kemitraan, memperluas jaringan bisnis, serta memperkuat daya saing industri kecantikan Indonesia agar semakin siap bersaing di pasar global," ujar Daud.
(kunthi fahmar sandy)
.png)
1 hour ago
1















































