Indonesia Siap Bertarung di 35 Cabang Olahraga Asian Games 2026

4 days ago 24

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia akan mengirimkan 432 atlet yang akan berlaga pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) telah menetapkan komposisi kontingen, meski nama-nama atlet yang akan diberangkatkan belum diumumkan.

Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan seluruh atlet yang masuk kontingen telah melalui proses seleksi dan persiapan secara maksimal. Ia berharap seluruh atlet mampu tampil percaya diri dan memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia.

"Seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses seleksi dan persiapan yang maksimal. Kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama Indonesia," ujar Okto dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).

Sebanyak 35 cabang olahraga yang akan diikuti Indonesia meliputi panahan, atletik, akuatik, bulu tangkis, bola basket, tinju, kano/kayak, dayung, balap sepeda, esports, berkuda, anggar, golf, senam, hoki, judo, karate, pancalomba modern, padel, sepak takraw, menembak, skateboard, panjat tebing, selancar, squash, taekwondo, tenis meja, tenis, teqball, triatlon, bola voli, angkat besi, gulat, wushu, serta seni bela diri campuran (MMA) pada cabang combat sports.

Dibandingkan dengan total 43 cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games 2026, Indonesia tidak mengikuti delapan cabang, yakni bisbol/sofbol, breaking, kriket, sepak bola, bola tangan, kabaddi, rugbi, dan layar.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin. Sejumlah cabang baru akan menjalani debut pada edisi ke-20 ini, yakni BMX freestyle, MMA, padel, selancar, teqball, dan virtual taekwondo.

Pada cabang combat sports, Indonesia hanya mengikuti disiplin MMA. Cabang tersebut akan memperebutkan enam medali emas, terdiri atas empat nomor putra dan dua nomor putri. Sementara padel akan mempertandingkan dua nomor dan teqball lima nomor.

KOI juga memastikan cabang tinju, anggar, dan tenis meja berangkat menggunakan pendanaan mandiri yang berasal dari federasi masing-masing dan dukungan mitra. Meski demikian, ketiga cabang tetap memperoleh layanan dan dukungan yang sama sebagai bagian dari Tim Indonesia.

"Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia," kata Okto.

Penetapan kontingen dilakukan melalui evaluasi tim peninjau Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Komisi Sport NOC Indonesia dan masing-masing federasi olahraga nasional dengan mempertimbangkan kesiapan atlet serta peluang meraih prestasi. Selain 432 atlet, kontingen Indonesia juga diperkuat 148 pelatih dan ofisial serta 32 personel tim Chef de Mission.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |