IKN Jadi Percontohan Rehabilitasi Mangrove Program M4CR

3 hours ago 1

Ilustrasi hutan mangrove.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan dijadikan sebagai proyek percontohan rehabilitasi mangrove melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR). Model rehabilitasi yang dikembangkan di kawasan ibu kota baru tersebut selanjutnya diharapkan dapat diterapkan di daerah lain.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut rencana pelaksanaan program yang diinisiasi Kementerian Kehutanan tersebut. Basuki mengatakan Otorita IKN sebenarnya telah menjalankan rehabilitasi mangrove, tetapi keterlibatan dalam M4CR membuat tanggung jawab yang harus ditunaikan menjadi lebih besar. Basuki masih tercatat sebagai Kepala Otorita IKN berdasarkan informasi resmi Otorita IKN pada 2026.

“Kami sebenarnya sudah melakukan, tetapi dengan adanya M4CR ini tentunya menjadi tanggung jawab yang lebih besar dan harus berhasil,” kata Basuki seusai menyampaikan sambutan dalam acara Media Gathering M4CR di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026).

Program M4CR dilaksanakan di empat provinsi, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Riau, dan Sumatra Utara. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menanam kembali mangrove yang rusak, tetapi juga memperkuat tata kelola ekosistem dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

“Jadi, kami siap untuk menjadi salah satu lokasi contoh. Nantinya, prototipe di IKN ini akan direplikasi untuk wilayah Kaltara, Kaltim, Riau, dan Sumut,” ujar Basuki.

Menurut Basuki, Otorita IKN menargetkan penanaman dan pemulihan mangrove pada kawasan seluas sekitar 1.100 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 hektare akan ditangani melalui Program M4CR.

“M4CR ini targetnya sampai 2027, jadi harus kita kerjakan lebih cepat. IKN menargetkan sekitar 1.100 hektare untuk penanaman secara keseluruhan, di mana untuk M4CR sendiri porsinya sekitar 150 hektare,” kata mantan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat itu.

Basuki optimistis target rehabilitasi mangrove di kawasan IKN dapat dicapai tepat waktu. Ia menilai keberhasilan pelaksanaan di IKN penting karena kawasan tersebut akan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam mengembangkan model pemulihan pesisir.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan Muhammad Zainal Arifin mengatakan IKN sengaja dipilih sebagai salah satu lokasi awal agar pelaksanaan program dapat menjadi contoh nyata. Kementerian Kehutanan menyatakan M4CR berlangsung hingga 2027 dan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |