IBL Luncurkan Program Junior Hoopers untuk Kembangkan Basket Anak

1 hour ago 2
IBL atau Indonesian Basketball League, kompetisi bola basket paling bergengsi di Tanah Air. (Dede Sopatal Mauladi/Skor.id) Skor.id

SKOR.id - Indonesian Basketball League (IBL) resmi meluncurkan program pembinaan usia dini bertajuk Junior Hoopers, bekerja sama dengan Blackmores.

Program ini digelar di GOR Simprug, Jakarta, dan diikuti oleh peserta dari berbagai kategori usia (KU), yaitu KU-10 Mix, KU-12 Putra, KU-12 Putri, KU-14 Putri, dan KU-15 Putra.

Program Junior Hoopers menjadi langkah strategis IBL untuk memperkuat jalur pembinaan atlet muda basket Indonesia.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Melalui pelatihan yang terstruktur, menyenangkan, serta didukung oleh edukasi kesehatan dari Blackmores, IBL berupaya menghadirkan program pengembangan menyeluruh.

Yakni mencakup aspek teknik, fisik, mental, hingga gaya hidup sehat bagi anak-anak pencinta basket.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan bahwa Junior Hoopers merupakan komitmen nyata liga dalam membangun masa depan basket Indonesia.

"IBL Junior Hoopers adalah komitmen kami untuk membangun fondasi basket Indonesia sejak usia dini," ucapnya.

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak mendapatkan pelatihan yang benar, terstruktur, dan tetap menyenangkan."

"Kolaborasi dengan Blackmores semakin menguatkan fokus kami pada pembinaan yang holistik, bukan hanya soal kemampuan bermain, tetapi juga kesehatan dan karakter anak."

"Kami percaya, dari program seperti inilah lahir generasi baru pebasket Indonesia yang kuat dan berprestasi," Junas Miradiarsyah memaparkan.

Indonesian Basketball League (IBL) resmi meluncurkan program pembinaan usia dini bertajuk Junior Hoopers, November 2025. (Media IBL)Indonesian Basketball League atau IBL resmi meluncurkan program pembinaan usia dini bertajuk Junior Hoopers, November 2025. (Media IBL)

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembinaan teknik dasar (fundamental skills), pengembangan motorik, pemahaman permainan.

Hingga aktivitas berbasis permainan yang dirancang untuk menjaga kegembiraan para pebasket muda tersebut selama berlatih.

Salah satu pelatih yang terlibat, Coach Ronald, mengapresiasi hadirnya Junior Hoopers sebagai program pembinaan yang sehat, tepat, dan menyenangkan.

"Junior Hoopers itu sangat bagus dibuat. Selain menekankan fundamental basket, program ini juga mengembalikan fun-nya anak-anak dalam bermain basket," ujarnya

Lebih lanjut Coach Ronald menegaskan pentingnya menyeimbangkan latihan teknik dengan rasa senang, agar anak-anak tetap mencintai olahraga basket dalam jangka panjang.

Program ini juga mendapat respons positif dari para orang tua. Salah satunya, Risya Juniarta, menilai Junior Hoopers sebagai kesempatan penting untuk mengetahui sejauh mana potensi anak dalam olahraga basket.

"Anak memang suka basket dan sudah kenal IBL. Dia ingin jadi seperti pebasket di IBL juga," katanya.

"Jadi penasaran caranya untuk bisa menjadi pebasket profesional seperti apa. Pas lihat ada coaching clinic seperti ini ya bagus."

"Karena orang tua kan enggak tahu kemampuan anak di mana. Dengan adanya acara ini, jadi bisa dinilai oleh eksper," Risya menjelaskan.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pelatih berpengalaman membuat orang tua lebih tenang, karena anak mendapatkan penilaian yang tepat dari tenaga profesional.


Sumber: skor.id

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |