
Tunggal putra Indonesia, Bagas Shujiwo. (Foto: PBSI)
RUICHANG – Tunggal putra Indonesia, Prahdiska Bagas Shujiwo, harus mengubur mimpinya untuk berdiri di podium tertinggi Ruichang China Masters 2026. Dalam partai puncak yang berlangsung hari ini, Minggu (15/3/2026), Bagas dipaksa mengakui ketangguhan wakil tuan rumah, Sun Chao, melalui pertarungan dua gim langsung yang berakhir dengan skor 14-21 dan 11-21.
Jalannya Pertandingan
Bagas tidak memulai permainan dengan baik di Ruichang Sports Park Gym, Ruichang, China. Tunggal putra muda Indonesia itu sempat kewalahan di menit-menit awal hingga tertinggal cukup jauh dari Sun Chao dengan skor 2-7.
Upaya Bagas untuk memangkas ketertinggalannya tidak berjalan mulus. Ia justru kembali kecolongan empat poin beruntun dan tertinggal di interval gim pertama dari tuan rumah dengan skor telak 2-11.
Setelah jeda interval, Bagas terlihat telah menemukan pola permainannya. Poin demi poin berhasil ia curi hingga sempat memperkecil jarak ketertinggalannya dari Sun Chao menjadi 12-15.
Bagas Shujiwo. (Foto: PBSI)
Hanya saja, Sun Chao tidak kehilangan fokusnya. Tunggal putra tuan rumah itu masih mampu mempertahankan keunggulan, hingga berhasil menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14 atas Bagas.
Pada gim kedua, Bagas memberikan perlawanan sengit kepada Sun Chao. Akan tetapi, pemain unggulan pertama itu masih tertinggal dari lawannya dengan skor 7-9.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
.png)
9 hours ago
7














































