Genjot Penjualan Properti, ASG Expo 2026 Digelar Selama 10 Hari

9 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Permintaan properti menunjukkan tren fluktuatif seiring perubahan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat. Pengembang memanfaatkan pameran sebagai kanal distribusi dan edukasi untuk menjaga minat pasar.

Agung Sedayu Group menggelar ASG Expo 2026 pada 17–26 April 2026 di Main Atrium PIK Avenue untuk mendorong penjualan sekaligus menjangkau calon konsumen. Kegiatan ini menjadi strategi perusahaan dalam merespons dinamika pasar properti yang semakin kompetitif.

“Agung Sedayu Group telah berkarya dan membangun bangsa selama 55 tahun. Sebagai persembahan dari perjalanan panjang ini, kami menggelar property expo terbesar, yaitu ASG Expo 2026 selama 10 hari penuh di Main Atrium PIK Avenue,” kata Steven Kusumo, Jumat (17/4/2026).

Pameran ini menampilkan beragam produk, mulai dari hunian residensial, apartemen, rukan, kavling hingga kawasan komersial di sejumlah proyek seperti PIK2, Golf Island, hingga Sedayu City. Selain itu, pengembang juga menampilkan portofolio hotel dan area komersial untuk memperluas segmen pasar.

Perusahaan juga mengombinasikan penjualan dengan aktivitas hiburan dan edukasi untuk menarik kunjungan. Miranda DWK mengatakan, kegiatan ini dilengkapi program promosi dan hadiah bagi pengunjung serta pembeli selama pameran berlangsung.

“Tak hanya itu, dalam rangkaian acaranya juga akan diisi dengan panel diskusi PANI pada 18 April bersama pembicara inspiratif termasuk Trimegah Sekuritas, serta penampilan spesial dari Icun Lin yang siap memeriahkan suasana,” kata Miranda DWK.

Di sisi produk, pengembang turut memperkenalkan hunian baru dengan konsep berbasis lingkungan. “PIK2 meluncurkan produk rumah taman, yaitu Ubud Residences di kawasan Pasir Putih, menyeimbangkan kehidupan urban modern dengan nuansa taman yang tenang dan hijau,” kata Lucia Aditjakra.

Selain transaksi, pameran juga diisi kegiatan sosial dan interaktif seperti donor darah, simulasi olahraga, hingga area bermain anak. Pendekatan ini mencerminkan upaya pengembang memperluas fungsi pameran menjadi ruang pengalaman bagi konsumen.

Ke depan, pameran properti diperkirakan tetap menjadi instrumen penting untuk menjaga penjualan di tengah ketidakpastian pasar. Efektivitasnya akan bergantung pada kemampuan pengembang menggabungkan strategi promosi, inovasi produk, dan pengalaman pengunjung.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |