Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat memberi pidato pada Siliwangi Santri Camp Kemah Bela Negara di Bandung, Jumat (17/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG — Kodam III Siliwangi menggelar Siliwangi Santri Camp Kemah Bela negara melibatkan 1.000 peserta santri dan santriwati di Rindam III Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (17/4/2026) hingga Ahad (19/4/2026). Mereka berasal dari sejumlah pesantren dan madrasah di Jawa Barat dan Banten.
Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menjadi inspektur upacara sekaligus membuka acara tersebut. Beberapa orang petinggi hadir seperti Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, IKA Lemhannas Jawa Barat dan Bank Artha Graha.
Di sela-sela sambutannya di hadapan santri dan santriwati, Mayjen TNI Kosasih mengaku berasal dari Pandeglang dan berlatar belakang santri. Dengan penuh semangat, Pangdam III Siliwangi bercerita bahwa santri pun dapat menjadi jenderal dan memimpin Kodam.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh santri dan santriwati bermimpi tinggi salah satunya bermimpi menjadi jenderal. Kepada wartawan, Pangdam III Siliwangi mengatakan kegiatan Siliwangi Santri Camp merupakan yang pertama dilakukan di seluruh Kodam di Indonesia. Ia menyebut kegiatan bela negara biasa melibatkan masyarakat dan pelajar umum. Namun, kali ini ia menggagas dari kalangan santri.
"Hari ini kita gagas dari para santri, tujuannya adalah agar mereka juga bukan hanya unggul spiritualitas, tapi juga memiliki wawasan kebangsaan, sehingga mereka siap untuk menjadi kader-kader bangsa," ucap dia, Jumat (17/4/2026).
Ia menyebut pihaknya melibatkan seribu orang santri dari Jawa Barat dan Banten bekerja sama dengan Kodam III Siliwangi. Pihaknya menyiapkan mereka agar dapat membela negara dan menjadi komponen cadangan.
.png)
2 hours ago
1
















































