PT Multivison Plus Tbk (RAAM) terus mematangkan pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue.
![]()
PT Multivison Plus Tbk (RAAM) terus mematangkan pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. (Foto: Ist)
IDXChannel - PT Multivison Plus Tbk (RAAM) terus mematangkan pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Aksi korporasi ini disiapkan untuk memperluas jaringan bioskop lewat Platinum Cineplex.
RAAM sebelumnya telah meraih persetujuan pemegang saham pada 5 Mei 2026. Dengan restu tersebut, perseroan berencana menerbitkan hingga 1,36 miliar saham baru atau setara 20 persen dari modal disetor dengan potensi dilusi maksimal 16,67 persen.
Direktur Utama PT Multivison Plus Tbk, Raam Jethmal Punjabi mengatakan, dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja pendanaan produksi konten serta penyertaan modal ke anak usaha, PT Platinum Sinema yang akan membangun 50 bioskop baru.
Persetujuan ini baru langkah awal karena perseroan saat ini masih memproses penetapan harga pelaksanaan HMETD, prospektus final, dan jadwal penawaran. RAAM masih memiliki waktu hingga 12 bulan ke depan.
Rencana ekspansi ini turut didukung oleh menggeliatnya industri film nasional. Sepanjang 2025, film bioskop meraih sebanyak 80,27 juta penonton dengan film lokal menguasai 60 persen pangsa pasar.
.png)
2 hours ago
2















































