Fenomena El Nino Mengancam, BPBD Kota Cimahi Petakan Titik Rawan Krisis Air Bersih

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Ancaman bencana kekeringan mulai diantisipasi seiring semakin dekatanya musim kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino seperti yang diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Jawa Barat sudah memetakan wilayah yang masuk kategori risiko tinggi terhadap kesulitan air.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Fitriandy Kurniawan mengungkapkan, dari total 312 RW yang tersebar di 15 kelurahan di Kota Cimahi, separuh lebih rawan mengalami kesulitan air bersih di musim kemarau berdasarkan pengalaman sebelumnya. "Berdasarkan peta kerawanan dan pengalaman musim kering dari total 312 RW, sekitar 270 RW itu ada laporan kekeringan, kesulitan air bersih. Jadi kategorinya memang tinggi," ungkap dia saat dihubungi, Ahad (19/4/2026).

BPBD Kota Cimahi pun sudah menyiapkan skema untuk menghadapi ancaman krisis air bersih di sejumlah wilayah tersebut. Jika terdapat laporan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi dan Perumda Tirta Raharja untuk menyuplai air bersih. 

"Akan ada operasi sesuai kondisi, misalnya apabila ada laporan kekurangan air bersih kita akan koordinasi dengan pihak terkait seperti DPKP untuk memasok air bersih," kata Fitriandy.

BPBD Kota Cimahi pun menyiapkan skema antisipasi ancaman kebakaran lahan, hutan hingga pemukiman. Untuk kebakaran hutan dan lahan, kata Fitriandy, pihaknya sudah melakukan pemetaan tingkat kerawanan yaitu berada di kawasan Selatan seperti Cireundeu dan wilayah Utara di Cipageran dan sekitarnya.

"Kalau kategorinya itu sedang. Kalau melihat kemarau tahun sebelumnya itu kejadian kebakaran alang-alang kebanyakan," ucap Fitriandy.

Antisipasi kebakaran di pemukiman pun sudah disiapkan BPBD Kota Cimahi. Apalagi pemukiman di Kota Cimahi mayoritas berada di kawasan padat penduduk. Pihaknya tentunya selalu berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi. BPBD Kota Cimahi juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui perkiraan cuaca.

"Kalau berdasarkan informasi terakhir yang kami terima kan musim kemaraunya akan lebih pendek dan lebih cepat selesainya," kata Fitriandi. 

Sebelumnya, BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Barat akan datang lebih cepat dengan curah hujan di bawah normal, sehingga meningkatkan potensi kekeringan di berbagai wilayah, termasuk Bandung Barat.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |