REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Haedar Nashir menyampaikan empat pesan penting kepada Lazismu pada Resepsi Milad ke-24 bertema 'Integrasi Menguatkan Dampak', Rabu (29/7/2026). Ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, perluasan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), pemerataan penyaluran dana, serta penguatan kolaborasi agar Lazismu semakin profesional dan memberi manfaat yang lebih luas.
Haedar mengatakan, jika ingin menjadi kekuatan yang terintegrasi dan berdampak dari kehadiran Lazismu, dia berpesan, pertama konsolidasikan terus organisasi Lazismu di seluruh Tanah Air, maupun di lingkungan PCIM untuk benar-benar menjadi lembaga yang mengorganisasi aktivitas zakat, infak dan sedekah (ZIS) secara lebih solid lagi. Dia menegaskan, tujuan integrasi adalah menciptakan soliditas di dalam sistem pengorganisasian Lazismu.
"Tentu juga dimensi konsolidasinya harus mencakup berbagai aspek sehingga betul-betul merupakan satu kesatuan langkah yang memperkokoh keberadaan dan peran Lazismu sebagai lembaga yang melaksanakan fungsi ZIS dari pimpinan persyarikatan atau pimpinan pusat," kata Haedar saat memberikan pesan secara daring di Resepsi Milad 24 Lazismu, Rabu (29/7/2026).
Kedua, ujar Haedar, dinamisasi langkah-langkah yang semakin progresif dan meluas, bukan hanya dalam hal pengumpulan dana ZIS di internal persyarikatan Muhammadiyah atau di keluarga besar warga Muhammadiyah, tetapi juga di lingkungan umat Islam secara lebih luas, meniscayakan langkah-langkah yang proaktif, langkah-langkah yang simpatik, dan langkah-langkah yang menciptakan kepercayaan dari masyarakat luas. Dengan demikian, umat mau menitipkan amanah ZIS-nya kepada Lazismu di lingkungan persyarikatan tercinta.
Berikutnya, ujar dia, yang juga terus perlu diintegrasikan adalah aktivitas pentasyarufan dan pemanfaatan dana ZIS yang sudah terkumpul di lingkungan persyarikatan secara lebih terpadu. Program tersebut bukan semata-mata karena proposal yang diajukan, tetapi juga berdasarkan pemetaan lingkungan-lingkungan jamaah, lembaga, dan komunitas mana saja yang memang memerlukan pentasyarufan dana ZIS dari Lazismu.
"Sehingga terjadi proses pemerataan dan keadilan dalam penggunaan dan pemanfaatannya, jangan sampai ada tempat-tempat, ada komunitas, ada jamaah, ada lembaga yang sangat memerlukan tetapi belum tersantuni oleh dana ZIS, saya yakin langkah ini sudah dilakukan tetapi kami harapkan lebih terorganisasi lagi, lebih terpadu lagi, lebih terintegrasi lagi sebagaimana tema dalam milad ini," ujar Haedar.
Terakhir, Ketua Umum PP Muhammadiyah ini berpesan untuk meningkatkan jejaring atau kolaborasi dengan berbagai pihak yang makin menambah pengumpulan dana ZIS secara lebih akumulatif, lebih luas, dan lebih besar. Kolaborasi dengan semangat ta‘âwanû ‘alal-birri wat-taqwâ wa lâ ta‘âwanû ‘alal-itsmi wal-‘udwâni wattaqullâh, innallâha syadîdul-‘iqâb harus menjadi kekuatan dan peran Lazismu dengan berbagai pihak yang selama ini sudah dirintis tetapi diperluas lagi kolaborasinya.
.png)
1 week ago
24














































