Penguatan dolar AS tersebut berpotensi memberikan tekanan langsung terhadap mata uang Garuda.
Dolar AS Berpotensi Menguat, Rupiah Dibayangi Tekanan Eksternal Pekan Depan (Foto: iNews Media Group)
IDXChannel - Nilai tukar rupiah berpotensi kembali tertekan pada awal perdagangan pekan depan seiring proyeksi penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan, indeks dolar AS akan bergerak volatil pada pekan depan dengan rentang support 99,00 dan resistance 101,90, bahkan berpeluang menembus level 102,00.
“Diawali dari USD dalam perdagangan pekan depan dalam satu minggu, kemungkinan besar ini akan cukup fluktuatifnya cukup tinggi, di support-nya 99,00, kemudian resistennya di 101,90, bahkan akan menyentuh di resisten 102,” kata Ibrahim dalam risetnya, Minggu (16/8/2026).
Menurut Ibrahim, penguatan dolar AS tersebut berpotensi memberikan tekanan langsung terhadap mata uang Garuda.
Padahal, rupiah sebelumnya ditutup menguat 50 poin pada perdagangan akhir pekan lalu setelah pasar merespons positif penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto.
.png)
11 hours ago
7













































