Distribusi Beras Bulog Mulai Masuk ke Wilayah Terdampak Banjir Sumatera, Ini Daftarnya

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memaparkan rincian penyaluran beras bantuan untuk kabupaten-kabupaten terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bulog mencatat distribusi yang sudah berjalan mencapai 155,8 ton, tersebar melalui gudang wilayah dan gudang cabang.

Bulog menempatkan suplai beras di titik-titik terdampak guna memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. Setiap provinsi melaporkan perkembangan distribusi secara berjenjang dari gudang hingga tingkat kabupaten. Penempatan stok difokuskan pada daerah dengan dampak banjir paling berat.

“Kemudian kami laporkan juga ada beberapa total bantuan beras korban banjir yang telah terdistribusi di masing-masing provinsi,” ujar Rizal Ramdhani dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Untuk Provinsi Aceh, total beras yang tersalurkan mencapai 73,193 ton. Distribusi mencakup Kota Banda Aceh 6 ton, Kota Lhokseumawe 9 ton, Kabupaten Aceh Utara 10,5 ton, Kabupaten Bireuen 25 ton, Aceh Timur 1,6 ton, Langsa 2 ton, Pidie 4 ton, Pidie Jaya 2 ton, Aceh Tenggara 1 ton, Subulussalam 10 ton, Aceh Singkil 1 ton, dan Aceh Selatan 1 ton. Penyaluran dilakukan melalui gudang Bulog provinsi dan gudang kabupaten.

Pada Provinsi Sumatera Utara, total 40 ton sudah tersebar ke sejumlah daerah. Kabupaten Mandailing Natal menerima 7 ton, Tapanuli Selatan 7 ton, Tapanuli Tengah 8 ton, Sibolga 5 ton, Padang Sidempuan 3 ton, Tapanuli Utara 3 ton, Deli Serdang 5 ton, dan Kabupaten Humbang Hasundutan 2 ton. Seluruh distribusi mengalir dari gudang Bulog yang berada di wilayah operasi Sumut.

“Kemudian untuk Provinsi Sumut, ini ada sekitar 40 ton atau 40.000 kilogram,” ujar Rizal.

Untuk Provinsi Sumatera Barat, total beras tersalurkan mencapai 42,609 ton. Kabupaten Padang Pariaman menerima 7 ton, Pesisir Selatan 8,2 ton, Pasaman Barat 11,3 ton, Agam 11,2 ton, Kota Padang 1,05 ton, Kota Padang Panjang 1,5 ton, dan Kota Pariaman 3 ton. Penempatan stok dimobilisasi dari gudang-gudang Bulog di seluruh Sumbar.

“Rekan-rekan, kami laporkan juga untuk Provinsi Sumatera Barat, di sini sudah tersalurkan dari gudang-gudang Bulog seluruhnya adalah 42,6 ton,” kata Rizal.

Bulog mengarahkan seluruh pemimpin wilayah dan cabang untuk membuka dapur umum dan bekerja bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sinergi ini dihadirkan untuk menjaga kelancaran penyaluran logistik. Posko utama di Kantor Pusat Bulog kini beroperasi untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat alur distribusi ke daerah bencana.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |