Dinsos Sebut Karawang Jadi Magnet Gelandangan dan Pengemis dari Luar Daerah

3 hours ago 1

Karawang jadi daerah tujuan gelandangan dan pengemis hingga pemulung.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG – Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan bahwa wilayahnya kini menjadi daerah tujuan utama aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari luar daerah. Hal ini terungkap setelah razia gabungan yang dilakukan pada Kamis malam (23/7) berhasil menjaring 52 orang. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Karawang, Marwati, menjelaskan bahwa selain berstatus sebagai kawasan industri, Karawang juga merupakan daerah perlintasan. Kedua faktor ini menjadi alasan kuat bagi para pendatang untuk mencari penghasilan di wilayah tersebut.

Pendapatan Lebih Menjanjikan

Dari hasil pendataan terhadap 52 orang yang terjaring razia, hanya 34 orang yang tercatat sebagai warga Karawang. Sebanyak 18 orang sisanya merupakan pendatang dari berbagai daerah di Jawa Barat, bahkan ada yang berasal dari Lampung dan Jawa Timur.

Marwati mengungkapkan bahwa para pendatang ini merupakan kelompok yang berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain. Mereka mengaku memilih Karawang karena potensi penghasilan yang jauh lebih besar dibandingkan daerah asal mereka.

Para gelandangan, pengemis, dan pengamen mengaku bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp70.000 hingga Rp150.000 per hari saat beraktivitas di Karawang. Sementara itu, para pemulung dari luar daerah mengaku bisa menjual barang rongsokan dengan harga Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram, lebih tinggi dari harga di daerah lain.

Penanganan Butuh Pendekatan Rehabilitasi

Kepala Dinas Sosial Karawang, Agus Kurnia, menegaskan bahwa penanganan terhadap gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen tidak bisa hanya selesai dengan penertiban atau razia. Diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui rehabilitasi sosial, pemberdayaan, dan pemulihan fungsi sosial.

Pendekatan ini bertujuan agar mereka dapat kembali menjalankan kehidupan secara lebih mandiri dan tidak kembali lagi ke jalanan. Dinas Sosial juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen yang membutuhkan penanganan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |