CORE Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 di Kisaran 4,9–5,1 Persen

4 hours ago 1

Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2026 berada di kisaran 4,8–4,9 persen.

 Ist)

Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2026 berada di kisaran 4,8–4,9 persen. (Foto: Ist)

IDXChannel - Lembaga riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2026 berada di kisaran 4,8–4,9 persen, sementara sepanjang tahun 2026 diperkirakan hanya mampu mencapai 4,9–5,1 persen. 

Proyeksi ini cukup jauh di bawah ekspektasi target pertumbuhan pemerintah akibat besarnya hambatan dari eskalasi konflik geopolitik global serta tingginya ketidakpastian manajemen kebijakan domestik.

Memasuki paruh pertama tahun 2026, kondisi perekonomian domestik dihadapkan pada situasi yang jauh lebih menantang ketimbang periode serupa pada tahun lalu. Kendati tekanan tarif resiprokal Amerika Serikat sempat mereda pada triwulan I 2026, lonjakan harga energi akibat konflik militer di Timur Tengah langsung menghantam biaya produksi dunia usaha nasional.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia M. Faisal mengatakan, bahwa laju perekonomian nasional pada paruh pertama tahun ini menghadapi rintangan yang jauh lebih berat ketimbang periode serupa tahun lalu. Menurutnya, kombinasi gejolak eksternal dan dinamika internal akan terus menahan laju ekspansi ekonomi hingga penghujung tahun 2026.

"Kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 mencapai 4,8–4,9 persen dan secara keseluruhan sepanjang 2026 berada di kisaran 4,9–5,1 persen. Dua angka prediksi ini berada jauh di bawah ekspektasi pertumbuhan ekonomi pemerintah, seiring masih banyaknya kerentanan yang berpotensi mengganggu stabilitas pertumbuhan hingga semester II," kata Faisal dalam analisisnya, dikutip Minggu (2/8/2026).

Halaman : 1 2 3

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |