Banpres Kemasyarakatan Idul Adha dan Kedewasaan Berbangsa

14 hours ago 7

Opini , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2026 |07:36 WIB

Banpres Kemasyarakatan Idul Adha dan Kedewasaan Berbangsa

Sapi kurban Banpres. (Foto: Ustaz Fahmi Salim)

Penulis: Fahmi Salim, Ketua Divisi Tabligh Global Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dan Ketua Umum Forum Dai Muballigh Azhari Indonesia (FORDAMAI)

POLEMIK terkait Bantuan Kemasyarakatan Presiden berupa 1.098 ekor sapi kurban dengan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk Idul Adha 2026 perlu disikapi secara jernih, proporsional, dan dewasa.

Saya memandang kebijakan Presiden tersebut sebagai bagian dari bantuan sosial-keagamaan dan kemasyarakatan yang memang ditujukan untuk membantu masyarakat Muslim dalam momentum Hari Raya Idul Adha, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan akses terhadap hewan kurban dan distribusi daging.

Dalam konteks negara Pancasila, kebijakan seperti ini bukanlah bentuk diskriminasi terhadap agama lain, melainkan bagian dari fasilitasi negara terhadap kebutuhan sosial-keagamaan masyarakat sesuai momentum hari besar masing-masing.

Selama ini negara juga hadir dalam berbagai bentuk dukungan terhadap perayaan dan kebutuhan umat agama lain, baik dalam bentuk pengamanan, fasilitas publik, bantuan sosial, hari libur nasional, maupun dukungan kegiatan kebudayaan dan keagamaan lainnya. Karena itu, melihat bantuan kurban semata-mata sebagai “negara hanya memihak umat Islam” adalah cara pandang yang kurang utuh terhadap praktik kehidupan berbangsa kita.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri berita news lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |