727 Saham Terkoreksi, Ini Daftar Top Losers Sepekan Ini

11 hours ago 6

727 Saham Terkoreksi, Ini Daftar Top Losers Sepekan Ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 727 emiten mengalami koreksi lebih dari 2 persen dalam sepekan perdagangan periode 2-5 Juni 2026. (Foto; okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 727 emiten mengalami koreksi lebih dari 2 persen dalam sepekan perdagangan periode 2-5 Juni 2026. Kondisi ini terjadi akibat akumulasi aksi jual yang dilakukan investor, baik asing maupun domestik, pada pekan tersebut.

Investor asing membukukan aksi beli senilai Rp49,45 triliun dan aksi jual Rp56,84 triliun, atau mencatat net sell sekitar Rp7,38 triliun. Sementara itu, investor domestik membukukan aksi beli Rp58,41 triliun dan aksi jual Rp51,02 triliun.

Sejumlah emiten mengalami tekanan jual hingga terkoreksi lebih dari 40 persen. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) misalnya, terkoreksi 47,45 persen dari level 980 menjadi 515 pada pekan ini. PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) turun 47,17 persen dari level 212 ke 112, sedangkan PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) terkoreksi 43 persen dari level 100 ke 57.

Selanjutnya, koreksi terdalam juga dialami PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) yang melemah 37,38 persen dari level 214 ke 134. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) turun 35,9 persen dari level 1.755 ke 1.125.

Sementara itu, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) terkoreksi 35,29 persen dari 374 ke 242. PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) melemah 35,03 persen dari level 197 ke 128, PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) turun 34,64 persen dari level 179 ke 117, PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) melemah 34,39 persen dari level 443 ke 290, dan PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) terkoreksi 34,33 persen dari level 1.340 ke 880.

Berdasarkan sektoral, tekanan indeks pada pekan ini diperberat oleh sektor transportasi dan logistik yang turun paling tajam sebesar 14,08 persen. Disusul sektor industrials 13,32 persen, sektor infrastruktur melemah 11,62 persen, sektor properti turun 11,33 persen, sektor basic materials terkoreksi 10,85 persen, sektor energi melemah 10,32 persen, serta sektor consumer non-cyclicals turun 10,04 persen.

Sementara itu, sektor teknologi terkoreksi 9,11 persen, sektor healthcare turun 9,96 persen, sektor consumer cyclicals melemah 8,29 persen, dan sektor keuangan terkoreksi 6,74 persen.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri berita finance lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |