3 Bandara Masih Ditutup hingga Pukul 10.00 WIB Akibat Abu Anak Krakatau

10 hours ago 4

3 Bandara Masih Ditutup hingga Pukul 10.00 WIB Akibat Abu Anak Krakatau

Tiga bandara masih berstatus closed hingga estimasi pukul 10.00 WIB, akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA – Tiga bandara masih berstatus closed hingga estimasi pukul 10.00 WIB, akibat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Ketiga bandara tersebut yakni Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, dan Bandara Salakanagara Tanjung Lesung, Pandeglang.

Status penutupan tersebut tercantum dalam pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan AirNav Indonesia berdasarkan perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik dan evaluasi keselamatan penerbangan.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro mengatakan, pembaruan status operasional bandara dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik serta informasi aeronautika terbaru.

“Pembaruan NOTAM dilakukan berdasarkan perubahan kondisi sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap operasional penerbangan. Kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Hermana, Selasa (8/9/2026).

Tiga Bandara Masih Ditutup

Berdasarkan pembaruan NOTAM terbaru, tiga bandara masih berstatus closed hingga estimasi pukul 10.00 WIB pada Selasa (8/9/2026), yaitu:
1. Bandara Radin Inten II (WILL), Lampung, masih berstatus closed hingga estimasi pukul 10.00 WIB.
2. Bandara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP), masih berstatus closed hingga estimasi pukul 10.00 WIB.
3. Bandara Salakanagara Tanjung Lesung (WIHI), Pandeglang, masih berstatus closed hingga estimasi pukul 10.00 WIB.

Status tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan.

Enam Bandara Sudah Kembali Beroperasi

Di sisi lain, enam bandara yang sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik telah kembali beroperasi berdasarkan pembaruan NOTAM AirNav Indonesia.
1. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (WIII) kembali berstatus open and resumed operations berdasarkan NOTAM A3395/26 NOTAMR A3387/26 mulai pukul 00.30 WIB.
2. Bandara Halim Perdanakusuma (WIHH) kembali berstatus open berdasarkan NOTAM A3396/26 NOTAMR A3386/26 mulai pukul 00.40 WIB.
3. Bandara Husein Sastranegara (WICC), Bandung, kembali berstatus open berdasarkan NOTAM C1123/26 NOTAMR C1116/26 mulai pukul 00.42 WIB.
4. Bandara Budiarto (WIRR), Tangerang, kembali berstatus open berdasarkan NOTAM C1126/26 NOTAMR C1115/26 mulai pukul 01.25 WIB.
5. Bandara Pondok Cabe (WIHP), Tangerang Selatan, kembali berstatus open berdasarkan NOTAM C1127/26 NOTAMR C1118/26 mulai pukul 01.28 WIB.
6. Bandara Pagar Alam/Atung Bungsu (WIPY), Pagar Alam, telah lebih dahulu kembali berstatus open mulai pukul 08.12 WIB pada Senin (7/9/2026), berdasarkan NOTAM C1107/26 NOTAMC C1105/26.
Khusus Bandara Soekarno-Hatta, NOTAM terbaru juga mengingatkan bahwa awan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih persisten di dalam Flight Information Region (FIR). Karena itu, pilot diminta meningkatkan kewaspadaan selama proses kedatangan dan keberangkatan.

Pemantauan Sebaran Abu

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |